Prospek Investasi dan Diversifikasi Portofolio

Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo mengatakan volatilitas pasar diperkirakan masih tinggi pada paruh kedua 2026.

>>> IFG Life: Kesiapan Finansial Kunci Hadapi Empty Nest Syndrome

in1

Namun, peluang investasi jangka panjang tetap terbuka melalui strategi diversifikasi portofolio.

“CIO Office DBS mengedepankan pendekatan conviction-led dengan fokus pada strategi investasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Salah satu rekomendasi utama yang dipertahankan ialah posisi overweight pada emas sebagai instrumen defensif.

Langkah tersebut didukung peningkatan permintaan investasi emas global yang melonjak 74% secara tahunan pada kuartal I/2026. Di Indonesia, permintaan emas batangan juga meningkat 47%.

Untuk mendukung kebutuhan investasi nasabah, Bank DBS Indonesia menghadirkan akses ke pasar emas global melalui Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan nilai investasi minimum Rp5 miliar.

Perseroan juga meluncurkan 16 produk investasi baru guna memperkuat diversifikasi portofolio.

Layanan Terintegrasi dan Program Pendukung

Di sisi layanan, Bank DBS Indonesia mengintegrasikan analisis investasi regional dengan teknologi AI dan machine learning untuk memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi.

Informasi investasi disampaikan melalui WhatsApp dan surat elektronik, kemudian dibahas bersama Relationship Manager sebelum dieksekusi melalui aplikasi digibank by DBS.

Head of Consumer Banking Segment & Liabilities Product PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana mengatakan pendekatan tersebut diwujudkan melalui kampanye “Mitra Tepercaya untuk Setiap Tujuan Anda” yang mengedepankan layanan wealth management berbasis insight dan konsultasi yang sangat personal.

Selain itu, program DBS Expert Connection dan DBS NextGen Excursion turut disiapkan untuk mendukung pengembangan bisnis dan regenerasi kekayaan keluarga.

Program ini mencakup pembahasan mengenai kecerdasan artifisial, aset digital, hingga praktik bisnis berkelanjutan.

>>> Sutradara Fallout: New Vegas Sebut RPG Modern Kehilangan Kedalaman dengan Menghilangkan Sistem Perjuangan

Ke depan, Bank DBS Indonesia menargetkan pertumbuhan aset jangka panjang dengan mengedepankan strategi investasi yang dipersonalisasi dan solusi yang relevan untuk membantu nasabah menghadapi dinamika ekonomi global.