Menopang Keselamatan Penerbangan

Ketepatan waktu dan kesiapan awak merupakan faktor penting dalam keselamatan penerbangan.

Melalui teknologi geofencing dan pemetaan lokasi real-time, Aerotrans mampu memastikan proses penjemputan awak pesawat lebih presisi dan minim risiko keterlambatan.

in1

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Transportasi Aerotrans Hermawan menjelaskan, geofencing memungkinkan pelacakan kendaraan yang mendekati zona operasional penting seperti bandara di Denpasar atau Soekarno-Hatta.

Pendekatan ini menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tidak hanya bergantung pada teknologi di udara, tetapi juga sistem pendukung di darat.

Menuju Ekosistem Transportasi Terintegrasi

Aerotrans berencana mengintegrasikan Geotab secara lebih menyeluruh dengan sistem manajemen armada internal.

Target ke depan adalah mengembangkan integrasi melalui Transport Management System (TMS) untuk menciptakan ekosistem operasional yang terhubung.

Inisiatif ini mencakup penggunaan geofencing untuk mengidentifikasi kendaraan terdekat yang tersedia, meningkatkan akurasi pengiriman, dan membangun ekosistem digital operasional yang lebih terintegrasi.

>>> BI Targetkan 200 Pesantren Miliki Usaha Air Minum Kemasan Tahun Ini

Langkah ini juga membuka potensi pemanfaatan teknologi serupa untuk sektor transportasi lain, termasuk pariwisata dan logistik.