Perdana Menteri Inggris Keir Starmer diisukan akan mengumumkan pengunduran dirinya paling cepat pada Senin (22/6). Isu ini muncul di tengah tekanan politik dalam negeri yang semakin meningkat.

Kabar tersebut mencuat setelah politisi Partai Buruh Andy Burnham menang telak dalam pemilihan di daerah pemilihan Makerfield pekan lalu.

in1

>>> Jadwal Siaran Langsung Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026

Burnham dijadwalkan akan menduduki kursinya di Dewan Perwakilan Rakyat, membuka jalan baginya untuk maju ke kursi kepemimpinan partai.

Menurut aturan Partai Buruh, pemimpin partai haruslah seorang anggota parlemen.

The Guardian melaporkan bahwa Starmer diperkirakan akan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai perdana menteri setelah tekanan dari anggota parlemen Partai Buruh yang menginginkan Burnham menggantikannya.

BBC juga melaporkan adanya "tanda-tanda yang semakin kuat" bahwa Starmer akan menyampaikan rencana pengunduran diri pada Senin.

Bahkan Presiden AS Donald Trump melalui cuitannya di Truth Social memprediksi hal yang sama.

>>> Waspada Wallpaper Anime Bawa Malware, Bisa Curi Data Hingga Bobol Akun

"Keir Starmer akan mengundurkan diri. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," tulis Trump.

Burnham, yang menjabat sebagai Wali Kota Greater Manchester sejak 2017, beberapa kali menyatakan niatnya memimpin Partai Buruh yang popularitasnya sedang merosot.

Jika berhasil, pria berusia 56 tahun itu bisa menjadi perdana menteri secara otomatis, kecuali ada penantang lain, mengingat Partai Buruh memiliki mayoritas parlemen yang besar.

The Guardian menyebut Starmer dan lingkar dalamnya sedang mengerjakan pidato pengunduran diri.

>>> Wayne Rooney Puji Penampilan Lamine Yamal di Piala Dunia 2026

Jika pengumuman disampaikan segera, Starmer masih akan menjabat hingga setelah musim panas, sementara PM baru bakal dilantik pada konferensi partai di akhir September.