Fasilitas ini awalnya dibangun dengan kapasitas 400 kilo-watt peak (kWp) yang ditopang oleh sistem baterai berkapasitas 600 kilo-watt hour (kWh).

Nur Hidayati mengatakan bahwa nantinya keseluruhan daya PLTS yang terpasang sebesar 1 megawatt-peak (MWp) dengan baterai 1 megawatt-hour (MWh).

in1

Fokus pengerjaan saat ini dialihkan pada penuntasan jaringan distribusi listrik, integrasi sistem baterai, serta pembangunan cold storage berkapasitas 5 ton dan ice maker berkapasitas 2 ton per hari.

Koperasi Merah Putih setempat bakal bertindak sebagai pengelola utama aset tersebut untuk membangun ekosistem ekonomi produktif berbasis energi terbarukan.

Manfaat proyek ini sudah mulai dirasakan warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal selama masa konstruksi.

Saat beroperasi nanti, listrik dari panel surya akan menjadi pasokan daya utama untuk cold storage dan pabrik es yang menyokong mata pencaharian nelayan.

Kehadiran fasilitas ini membuat nelayan lokal tidak perlu lagi membeli es dari luar pulau, sehingga bisa memangkas pengeluaran operasional dan menjaga kesegaran hasil tangkapan.

Proyek di Pulau Sembur ini menjadi model PLTS berbasis koperasi yang pertama di Indonesia dengan menempatkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.

>>> Bocoran iPhone 18 Pro: Dynamic Island Mengecil, Kamera Variable Aperture

Langkah ini juga selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kedaulatan energi nasional melalui target pengembangan PLTS 100 gigawatt (GW) demi mendukung Net Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060.