Bagi penderita radang sendi, makanan yang mengandung Omega-3 dapat meringankan rasa sakit.

Masalah radang sendi seperti osteoarthritis terjadi akibat adanya kerusakan pada tulang rawan.

in1

Penyakit degeneratif tersebut biasanya menimbulkan gejala nyeri, kaku, hingga pembengkakan di area persendian.

Pada kasus rheumatoid arthritis, asam lemak Omega-3 bahkan mampu meminimalisasi penggunaan obat antiradang.

Ibu hamil juga bisa mengoptimalkan kesehatan mereka melalui kandungan DHA dan EPA.

Nutrisi ini bermanfaat mengurangi risiko preeklamsia, mencegah persalinan prematur, dan menaikkan berat badan lahir bayi.

Konsumsi Omega-3 selama masa kehamilan dan menyusui pun dapat menekan risiko alergi makanan pada bayi.

Namun, ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi suplemen yang berasal dari hati ikan, seperti ikan kod.

Minyak hati ikan kod memiliki kadar retinol yang sangat tinggi.

Kandungan retinol tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan kondisi janin di dalam kandungan.

Secara umum, asam lemak Omega-3 mendukung perkembangan otak serta mata yang normal.

Zat ini juga efektif melawan peradangan dan mencegah penurunan fungsi otak.

Meskipun demikian, konsumsi makanan utuh dinilai tetap lebih baik daripada suplemen.

Mengonsumsi dua porsi ikan berlemak setiap minggu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Omega-3 tubuh.

Ikan memiliki efektivitas yang sama dengan suplemen dalam mencegah berbagai penyakit, bahkan bisa lebih ampuh.

>>> KA Argo Anjasmoro Makin Diminati, Weekend Jakarta–Surabaya Jadi Lebih Santai Lewat Lintas Utara Jawa

Namun, suplemen minyak ikan tetap menjadi alternatif yang baik bagi orang yang memiliki alergi ikan.