Tim nasional Maroko terancam kehilangan kaptennya, Achraf Hakimi, jika lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 di Meksiko.

Hal ini dipicu oleh masalah hukum yang masih membelit pemain tersebut.

in1

>>> Pemprov DKI Mulai Bangun Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas, Target Rampung 2028

Dilansir dari Detik Sport, Hakimi saat ini masih tersangkut kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi sejak tahun 2023.

Status hukum itu berpotensi membuat bek kanan tersebut ditolak masuk ke wilayah Meksiko.

Meksiko memberlakukan aturan ketat berupa larangan masuk bagi individu yang sedang tersangkut kasus hukum. Hakimi dilaporkan telah kalah dalam proses banding untuk menggugurkan kewajibannya menghadiri persidangan.

>>> Jerman Pastikan Tiket 32 Besar, Pantai Gading Tertahan di Posisi Kedua Grup E

Peluang Maroko dan Ancaman bagi Lini Pertahanan

Maroko saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup C dengan raihan empat poin.

Mereka berpeluang besar lolos dan dijadwalkan menghadapi Haiti di Atlanta Stadium pada Kamis (25/6).

Jika melaju sebagai runner-up grup, Maroko akan bermain di Estadio BBVA, Guadalupe, Meksiko, pada 29 Juni. Situasi ini memicu ketidakpastian besar bagi kekuatan lini pertahanan skuad Atlas Lions.

>>> Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun

Hingga kini belum ada keputusan resmi terkait pembatasan tersebut. Federasi Sepakbola Maroko masih memiliki peluang untuk mengajukan permohonan dispensasi khusus kepada pihak FIFA dan Pemerintah Meksiko.