Wilayah ini memiliki ketersediaan sumber air yang melimpah, lahan pertanian luas, serta jalur perdagangan yang ramai.

Namun, kemakmuran tersebut tidak membuat penduduknya bersyukur kepada Allah SWT. Mereka justru tenggelam dalam kemaksiatan hingga akhirnya Allah SWT mengutus malaikat untuk menyampaikan kabar datangnya azab.

Bukti Sejarah yang Tersisa

in1

Tafsir Ibnu Katsir menyebutkan bahwa Malaikat Jibril AS mengangkat negeri tersebut hingga ke langit, lalu membalikkannya sampai hancur.

Hujan batu dari tanah yang terbakar kemudian turun sebagai penyempurna azab yang memusnahkan seluruh kota.

Al-Qur'an memberikan isyarat bahwa bekas wilayah tersebut masih dapat dijadikan pelajaran bagi generasi manusia setelahnya. Hal ini termaktub dalam surat Al-Hijr ayat 76.

Para ulama menafsirkan ayat tersebut sebagai petunjuk bahwa lokasi bekas negeri kaum Luth berada di jalur yang kerap dilalui oleh masyarakat Arab pada masa Rasulullah SAW.

>>> Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao Unggulan di Manokwari Selatan

Banyak penelitian arkeologi dan kajian sejarah modern yang menempatkan sisa kehancuran itu di sekitar wilayah Laut Mati.