>>> Ketum PPP Mardiono Tegaskan Kader Harus Dukung Program Pemerintah

Terkait keberadaan Andi Widjajanto, Said meminta hal itu tidak disangkutpautkan dengan sikap resmi partai. Ia juga menilai dugaan keterlibatan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso sangat dipaksakan.

in1

Pengamat politik Yusak Farchan menilai spekulasi ini muncul karena posisi politik PDIP yang belum jelas. PDIP belum menegaskan sikapnya di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga dianggap berstandar ganda.

Menurut Yusak, PDIP masih gamang bergabung dengan koalisi karena faktor Joko Widodo yang masih berada di lingkaran Prabowo.

Ia menilai PDIP melakukan bargaining agar Jokowi keluar jika PDIP masuk, yang membuat Prabowo dilematis.

Yusak menambahkan bahwa PDIP merupakan partai yang paling peka terhadap aspirasi mahasiswa.

Pengalaman panjang sebagai oposisi memudahkan titik temu gagasan antara PDIP dan kelompok civil society, meskipun tidak bekerja sama secara formal.

Ia juga berpandangan bahwa di luar tudingan terhadap PDIP, banyak pihak akan memanfaatkan aksi demo, terutama kelompok yang dirugikan kebijakan Prabowo.

Menurutnya, sulit mengatakan gerakan mahasiswa saat ini steril dari kepentingan politik.

Yusak menyoroti tagline #IndonesiaBangkrut yang dinilai lebih sebagai gema kepanikan pasar. Ia menegaskan bahwa bahasa yang tepat adalah Indonesia menghadapi tekanan ekonomi global dan domestik.

>>> Ilmuwan Ungkap Rahasia di Balik Lengan Mungil T-Rex

Ia juga menilai tuntutan Reformasi Jilid II lebih sebagai propaganda politik ketimbang gerakan moral.