Sosok Pontjo Sutowo yang Tetap Bertahan di Tengah Sengketa Hotel Sultan
Sosok Pontjo Sutowo yang Tetap Bertahan di Tengah Sengketa Hotel Sultan
Eksekusi lahan Hotel Sultan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (18/6/2026) menandai berakhirnya salah satu sengketa properti paling panjang di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Putusan tersebut sekaligus menutup babak konflik yang selama lebih dari dua dekade melibatkan negara dan PT Indobuildco.
Dua bidang tanah beserta 15 bangunan yang selama ini menjadi bagian dari kompleks Hotel Sultan resmi dikosongkan dan berada dalam penguasaan Kementerian Sekretariat Negara. Objek yang dieksekusi mencakup eks Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 26/Gelora seluas 53.709 meter persegi dan eks HGB Nomor 27/Gelora dengan luas 83.666 meter persegi.
Sengketa tersebut berakar pada status lahan Blok 15 GBK yang ditempati Hotel Sultan. Perselisihan antara pemerintah dan PT Indobuildco berlangsung sejak awal 2000-an hingga akhirnya diputus Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 28 November 2025.
Dalam perkara perdata Nomor 208/PDT.G/2025/PN.JKT.PST, majelis hakim menyatakan negara sebagai pihak yang berhak atas lahan tersebut. Hakim menilai HGB yang dimiliki PT Indobuildco telah berakhir pada 2023 dan tidak memiliki dasar hukum untuk diperpanjang kembali.
>>> Nama Model Michele Muncul dalam Berkas Kasus Kekerasan Seksual Jeffrey Epstein
Nama Pontjo Sutowo Kembali Menjadi Sorotan
Di balik perjalanan panjang Hotel Sultan, terdapat nama Pontjo Sutowo yang selama bertahun-tahun memimpin bisnis keluarga tersebut. Ia meneruskan pengelolaan perusahaan setelah wafatnya sang ayah, Ibnu Sutowo, pada Januari 2001.
Konflik terkait Hotel Sultan sebenarnya tidak dapat dilepaskan dari sejarah pendiriannya. Hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Hotel Hilton itu dibangun atas prakarsa Ibnu Sutowo, mantan Direktur Utama Pertamina pada masa Orde Baru.
Update Terbaru
Penyidikan Tiga Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Masih Berlanjut
Senin / 22-06-2026, 15:12 WIB
Bioskop Trans TV Menayangkan Film Aksi Taken Malam Ini
Senin / 22-06-2026, 15:12 WIB
Revisi UU P2SK Dinilai Berpotensi Jadi Celah Pencucian Uang Lewat Patriot Bond
Senin / 22-06-2026, 15:12 WIB
Kemenkes Bantah Markup Anggaran Alkes RSUD Krui, Beberkan Rincian Rp56,7 M
Senin / 22-06-2026, 15:08 WIB
CNN Indonesia dan KNEKS Gelar Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 22-06-2026, 15:08 WIB
Iran Usir Israel dari Lebanon: Angkat Kaki atau Kami Paksa dengan Hina
Senin / 22-06-2026, 15:07 WIB
IHSG Melemah ke Level 6.099, Aksi Jual Asing Capai Rp771 Miliar
Senin / 22-06-2026, 15:07 WIB
Timnas Iran Protes Diskriminasi Akomodasi di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 15:07 WIB
Aksi Manajer MSi Racing Singkirkan Sampanye di Moto3 Ceko Menuai Pujian
Senin / 22-06-2026, 15:07 WIB
Giancarlo Esposito Dikabarkan Jadi Mualaf di Arab Saudi Saat Proses Syuting Film
Senin / 22-06-2026, 15:07 WIB
Kwetiau Sapi Bang Rusdi: Kuliner Halal Otentik Racikan Mantan Chef Hotel
Senin / 22-06-2026, 15:07 WIB
Alireza Beiranvand Bikin Belgia Frustrasi Setelah Iran Tahan Imbang Tanpa Gol di Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 15:05 WIB
Apa Pekerjaan Luca Spiteri? Sosok Suami Lina Mukherjee yang Baru Menikah di Itali
Senin / 22-06-2026, 15:04 WIB
Mendag Bantah NIB Pedagang Online Berujung Pajak Baru
Senin / 22-06-2026, 15:02 WIB






