Rano Bersyukur Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia, Kalahkan Washington DC
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian Jakarta yang berhasil menempati peringkat ke-53 dalam daftar 100 Kota Terbaik di Dunia (World's Best Cities) 2026.
Peringkat tersebut bahkan melampaui Washington DC, Amerika Serikat yang berada di posisi ke-57. "Saya bersyukur sekali, saya dapat berita dari Pak Gubernur.
>>> CIMB Niaga Targetkan Perluasan Pasar Ritel Melalui OCTO Land
Jakarta masuk sebagai kota terbaik nomor 53. Bahkan yang namanya Washington DC, kalah katanya.
Ini menjadi pecutan dan semangat bagi kita," kata Rano di sela-sela acara Bung Karno di Jakarta, Sabtu.
Menurut Rano, salah satu faktor utama yang mendongkrak posisi Jakarta adalah intensitas penyelenggaraan berbagai kegiatan dan acara yang digelar secara kolaboratif.
Dengan capaian ini, Pemprov DKI Jakarta optimistis peringkat Indeks Kota Global (Global Cities Index) Jakarta akan melonjak signifikan dari posisi sebelumnya yang berada di urutan ke-71.
"Kalau kemarin (indeks global) kita berada di peringkat 71, dengan capaian ini saya sangat yakin indeks global kota Jakarta akan segera melonjak, mungkin bisa ada di nomor 65 sekian.
Mudah-mudahan itu menjadi target yang tidak muluk dan insya Allah bisa tercapai," ujar Rano.
>>> Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026 Lengkap Beserta Keutamaannya
Daftar 100 Kota Terbaik di Dunia 2026 dirilis oleh perusahaan konsultan Resonance Consultancy yang berbasis di Brussel, Belgia.
Jakarta berhasil menduduki posisi di atas Washington DC, sementara Abu Dhabi, Uni Emirat Arab berada di peringkat ke-86.
President & CEO Resonance Consultancy, Chris Fair dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, menyebut keberhasilan Jakarta disebabkan oleh daya tarik wisata, popularitas media sosial, serta peningkatan konektivitas transportasi.
Meski demikian, posisi Jakarta masih berada di bawah sejumlah kota lain seperti Guangzhou, China, Bogota, Kolombia, serta Kuala Lumpur, Malaysia.
Sementara pada urutan puncak ada London, New York, dan Paris.
>>> Ekonom: Indonesia Tetap Jadi Magnet Investasi Global
Chris menilai Jakarta sebagai metropolitan terpadat kedua di dunia yang masih terus berkembang meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan penurunan muka tanah dan perpindahan status ibu kota negara ke Nusantara.
Update Terbaru
Ilmuwan Ungkap Rahasia di Balik Lengan Mungil T-Rex
Sabtu / 20-06-2026, 21:32 WIB
Anne Hathaway Umumkan Hamil Anak Ketiga, Pamer Baby Bump di Instagram
Sabtu / 20-06-2026, 21:32 WIB
Inggris Uji Coba Rudal Jarak Jauh Nightfall untuk Ukraina
Sabtu / 20-06-2026, 21:28 WIB
Timnas AS Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia
Sabtu / 20-06-2026, 21:28 WIB
Akademisi IAHN Mpu Kuturan: Minat Anak Muda Bangun UMKM di Singaraja Meningkat
Sabtu / 20-06-2026, 21:16 WIB
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
Sabtu / 20-06-2026, 21:11 WIB
Harga Kebutuhan Pokok di Singaraja Stabil Pasca-Galungan
Sabtu / 20-06-2026, 21:10 WIB
CORTIS Joget Kicau Mania di Allo Bank Festival 2026
Sabtu / 20-06-2026, 21:09 WIB
Gibran Beri Hadiah Sepeda dan Alat Musik untuk Peserta Pesparawi
Sabtu / 20-06-2026, 21:08 WIB
Brasil Siapkan Neymar Hadapi Skotlandia di Piala Dunia 2026
Sabtu / 20-06-2026, 21:08 WIB
Aroma Parfum Pilihan Ungkap Rahasia Karakter dan Kepribadian Anda
Sabtu / 20-06-2026, 21:08 WIB
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
Sabtu / 20-06-2026, 21:05 WIB
Malaysia Uji Coba Jalan Bercahaya, Tapi Biaya dan Cuaca Jadi Kendala
Sabtu / 20-06-2026, 21:05 WIB
Rekor Hujan Es Terbesar Sejak 1950, Frekuensinya Meningkat Akibat Pemanasan Global
Sabtu / 20-06-2026, 21:05 WIB






