>>> Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Beroperasi Juli 2026

"Paket Bola Gembira bersifat non-recurring dan tidak auto-renew, sehingga peningkatan penggunaan kemungkinan besar hanya sementara dan event-driven," kata Christian.

in1

Faktor kompetisi antarplatform juga memperketat ruang monetisasi berbayar milik Telkomsel. Hal ini dipicu oleh kehadiran siaran gratis dari TVRI, Transvision, Indovision, hingga K-Vision untuk pelanggan aktif mereka.

"Sehingga, World Cup lebih berpotensi menjadi katalis jangka pendek untuk engagement dan exposure digital ecosystem TLKM dibanding pengubah fundamental grup secara material," kata Christian.

Peluang Akselerasi Trafik Data

Sementara itu, Tim Riset Phintraco Sekuritas melihat WIFI dan IRSX berada di posisi yang menguntungkan untuk menyerap lonjakan trafik data selama kompetisi berlangsung.

Kebutuhan masyarakat terhadap koneksi internet rumah yang stabil dan ekonomis untuk aktivitas streaming diproyeksikan meningkat sepanjang turnamen.

WIFI memanfaatkan peluang ini lewat program Internet Rakyat dengan menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps seharga Rp 100.000 untuk tiga bulan pertama, atau setara Rp 33.000 per bulan.

Strategi harga kompetitif ini dinilai memiliki daya tarik tinggi untuk menjaring konsumen baru.

Program tersebut juga sudah dibundling langsung dengan akses ke platform FolaPlay milik IRSX. "Program Internet Rakyat juga memperoleh akses ke platform OTT FolaPlay milik IRSX.

Skema bundling antara layanan FBB dengan OTT tersebut menciptakan sinergi yang menarik bagi kedua emiten," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas.

>>> Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang, Bukan Oposisi

Dari sisi pasar modal, Tim Riset Phintraco Sekuritas mencatat WIFI diperdagangkan pada rasio PBV 0,93 kali yang berada di bawah nilai bukunya, sementara IRSX berada di level PBV 5,51 kali karena ekspektasi pertumbuhan pasar yang tinggi.