PLN Terapkan Manajemen Beban Listrik Terbatas di Pulau Jawa Akibat Gangguan Pembangkit
PT PLN (Persero) menerapkan kebijakan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Langkah ini diambil akibat kendala teknis operasional pada dua unit pembangkit besar.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa gangguan tersebut menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik.
>>> Lokasi Samsat Keliling di Detabek pada Sabtu untuk Bayar PKB
Oleh karena itu, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan sementara.
"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," ujar Gregorius Adi Trianto.
Upaya Pemulihan dan Permintaan Maaf
PLN melakukan pemulihan terpadu dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit alternatif lainnya. Perusahaan juga mengatur operasi sistem kelistrikan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik.
"PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan," kata Gregorius.
Manajemen memastikan pembatasan ini segera dihentikan secara bertahap seiring membaiknya pasokan sistem. PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
>>> Brasil vs Haiti: Neymar Absen, Vinicius Jadi Andalan
Kondisi ini terjadi setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyatakan komitmen bahwa tidak akan ada lagi pemadaman listrik bergilir.
Pernyataan itu disampaikan seusai rapat koordinasi di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).
"Insyaallah, nggak," ujar Bahlil Lahadalia saat ditanya soal kemungkinan pemadaman bergilir.
Ia mengakui adanya kendala pasokan batu bara kalori menengah sebelumnya, namun menegaskan realisasi kontrak pemenuhan batu bara PLN telah mencapai 134 juta ton dari total target 154 juta ton.
>>> Israel Ambil Alih Wewenang Perencanaan Masjid Ibrahimi dari Palestina
"Jadi tinggal kurang lebih sekitar 18 sampai 20 juta yang belum. Jadi overall nggak ada masalah," janji Bahlil.
Update Terbaru
Jaehyun NCT Siap Gelar Fancon MONO di Jakarta Besok
Sabtu / 20-06-2026, 08:35 WIB
Brasil Hancurkan Haiti 3-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Sabtu / 20-06-2026, 08:35 WIB
Dokter Spesialis Ungkap Mayoritas Tumor Otak Primer Bersifat Jinak
Sabtu / 20-06-2026, 08:35 WIB
Maruarar Sirait Pastikan Bunga KPR Subsidi FLPP Tetap Lima Persen
Sabtu / 20-06-2026, 08:30 WIB
BMW Pangkas Proyeksi Laba Akibat Tekanan Pasar China dan Konflik Timur Tengah
Sabtu / 20-06-2026, 08:25 WIB
Anime Classroom of the Elite Season 4 Episode 11 Sub Indo Resmi Rilis
Sabtu / 20-06-2026, 08:25 WIB
Link Baca Boruto Two Blue Vortex Chapter 34 Resmi Rilis
Sabtu / 20-06-2026, 08:24 WIB
Harga WhatsApp Plus Rp13.900 per Bulan, Apa Saja Fiturnya?
Sabtu / 20-06-2026, 08:24 WIB
Fritz kalahkan Shelton, tantang Zverev di semifinal Halle
Sabtu / 20-06-2026, 08:20 WIB
Samsung Bocorkan Tampilan Galaxy M47 5G dengan Warna Merah Marun
Sabtu / 20-06-2026, 08:20 WIB
Cushion Lokal OMG Oh My Glam Hadirkan Delapan Warna untuk Kulit Indonesia
Sabtu / 20-06-2026, 08:20 WIB
Samsung Konfirmasi Pengembangan Exynos 2700, Siap untuk Galaxy S27
Sabtu / 20-06-2026, 08:16 WIB
Jakarta Fair 2026 Hadirkan Helm Open Face Baru Mulai Rp 330 Ribu
Sabtu / 20-06-2026, 08:16 WIB
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan Forerunner 170 di Indonesia
Sabtu / 20-06-2026, 08:15 WIB






