PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan.

Perusahaan menyerahkan satu unit truk Hino 300 beserta berbagai komponen kendaraan kepada SMKN 5 Makassar, Sulawesi Selatan.

in1

>>> Wuling dan Grab Perluas Armada EV untuk Percepat Adopsi Kendaraan Listrik

Bantuan tersebut akan digunakan sebagai sarana praktik bagi para siswa.

Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, menyatakan keyakinannya bahwa pendidikan berperan besar dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.

"Melalui program Hino Indonesia Partnership School, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan generasi muda Indonesia yang unggul sesuai kebutuhan industri," ujar Shingo Sakai dalam keterangan resmi, Jumat.

Penyerahan bantuan dilakukan di lingkungan SMKN 5 Makassar, Jalan Sunu No.162, Kota Makassar.

Serah terima dilakukan langsung oleh Shingo Sakai didampingi Presiden Direktur Kumala Grup, Erwin Tandiawan, kepada Kepala SMKN 5 Makassar, Amar Bachti, serta disaksikan guru dan siswa.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Hino Indonesia Partnership School (HIPS).

Tujuannya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri otomotif dan kendaraan niaga.

>>> Amerika Serikat vs Australia: Kedua Tim Bidik Tiga Poin di Grup D

Dengan fasilitas pembelajaran tersebut, siswa dapat mempelajari teknologi kendaraan niaga secara langsung.

Mulai dari sistem mesin diesel common rail, sistem pengereman udara, hingga sistem kelistrikan truk yang banyak digunakan di sektor transportasi dan logistik nasional.

Tak hanya memberikan fasilitas praktik, HMSI bersama SMKN 5 Makassar juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk membuka kelas industri Hino.

Kelas ini akan dimulai pada angkatan pertama tahun ajaran 2026 dan diikuti oleh 20 siswa.

Kepala SMKN 5 Makassar, Amar Bachti, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kehadiran program HIPS akan membantu meningkatkan kompetensi siswa agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Program HIPS tidak hanya mencakup bantuan peralatan pembelajaran, tetapi juga pelatihan teknis, pengembangan kurikulum berbasis industri, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan kapasitas guru dan siswa.

>>> Tips Merawat dan Mengecek Komponen Slow Moving pada Kendaraan

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Hino membangun ekosistem pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri transportasi dan perkembangan teknologi otomotif di Indonesia.