Sejarawan asal Belanda Harry A Poeze menilai Tan Malaka memiliki 14 karakter dan dikenal dunia internasional sebagai tokoh yang berhasil melakukan penyamaran di sejumlah negara selama 20 tahun.

"Tan Malaka dikenal sebagai pemikir, aktivis, gerilyawan, diplomat, hingga dituduh sebagai mata-mata," kata Harry A Poeze.

in1

Menurut Harry A Poeze, setelah sekitar 20 tahun mengembara di Asia dan Rusia, Tan Malaka kembali ke Indonesia pada 1942.

Setelah kembali, ia yang menjadi tokoh pelarian tetap menyamar dengan menggunakan beberapa nama.

Sejarawan dari Universitas Indonesia, Mohammad Iskandar, menilai Tan Malaka adalah pejuang yang kesepian dan tokoh misterius.

>>> Prabowo Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi Demi Timnas ke Piala Dunia

Dalam perjuangannya, ia berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya dan dari suatu negara ke negara lainnya, dengan berganti-ganti nama.