Glory Harimas Sihombing Jadi Sorotan Usai Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

Nama Glory Harimas Sihombing tengah menjadi perhatian setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berkaitan dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Penetapan tersebut menambah daftar pihak yang telah lebih dulu terseret dalam penyidikan. Glory disebut sebagai tersangka keenam dalam pengembangan perkara yang saat ini masih berjalan.

in1

Seiring mencuatnya kasus tersebut, latar belakang dan rekam jejak karier Glory kembali menjadi perbincangan. Sosoknya dikenal memiliki pengalaman di sektor korporasi, konsultasi bisnis, hingga bidang ketahanan pangan.

>>> Pemerintah Optimistis Indonesia Tetap di Kategori Emerging Market

Latar Belakang Pendidikan

Glory Harimas Sihombing menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia mengambil program studi Biologi di Sekolah Ilmu Hayati ITB dan menyelesaikan pendidikannya pada periode 2010 hingga 2014.

Saat masih menjadi mahasiswa, namanya tercatat dalam Dean's List School of Life Science. Pencapaian itu menjadi salah satu catatan akademik yang menonjol selama masa kuliah.

Perjalanan Karier Profesional

Usai lulus dari ITB, Glory memulai karier di PT Rekan Usaha Mikro Anda (RUMA) pada divisi Product Development.

Pada 2015, ia bergabung dengan PT Toyota Astra Financial Services sebagai National Acquisition Analyst. Posisi tersebut dijalani hingga April 2016.

Kariernya berlanjut di McKinsey & Company. Di perusahaan konsultan global itu, Glory bekerja sebagai konsultan dalam rentang 2016 sampai 2019.

Ia juga pernah tercatat sebagai bagian dari SYSTEMIQ Ltd yang bergerak dalam berbagai proyek terkait transformasi bisnis dan kebijakan strategis.

Menjelang akhir 2019, Glory dipercaya mengisi posisi Head of Corporate Planning and Business Development di LinkAja. Tugasnya berkaitan dengan penyusunan strategi perusahaan dan pengembangan bisnis.