Dokter Kenalkan Prinsip SAHABAT Ginjal untuk Jaga Kesehatan Ginjal Anak
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi Rumah Sakit Pondok Indah, dr. Henny Adriani Puspitasari, Sp. A.
, Subsp. Nefro, memperkenalkan prinsip "SAHABAT Ginjal" sebagai panduan sederhana bagi orang tua.
>>> Manzambi Bahagia Cetak Dua Gol Debut di Piala Dunia untuk Swiss
Prinsip ini bertujuan menjaga kesehatan ginjal anak sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari di rumah.
Menurut Henny yang juga anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), risiko gangguan ginjal pada anak semakin meningkat sehingga pencegahan perlu dilakukan sejak awal.
"Salah satu cara yang mudah diingat adalah prinsip SAHABAT Ginjal," kata Henny dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Jumat.
Makna Setiap Huruf dalam SAHABAT Ginjal
Huruf "S" berarti menyediakan cairan yang cukup dengan memastikan anak minum air sesuai kebutuhan usianya.
Huruf "A" merujuk pada pengaturan pola makan sehat dan rendah garam, dengan memperbanyak konsumsi buah serta sayur dan membatasi makanan tinggi natrium.
Langkah "H" mengajak anak hidup aktif setiap hari melalui olahraga dan aktivitas fisik bersama keluarga.
Menurut Henny, gaya hidup aktif penting untuk menjaga berat badan ideal dan menurunkan risiko penyakit yang berdampak pada ginjal.
>>> Mensesneg: Pertemuan Didit dengan Jokowi Murni Silaturahmi
Huruf "A" berikutnya mengingatkan pentingnya mengawasi tekanan darah dan gula darah melalui deteksi dini faktor risiko penyakit ginjal.
"Kalau anak punya faktor risiko tertentu, deteksi dini menjadi penting untuk mencegah gangguan ginjal berkembang lebih lanjut," ujar dokter lulusan Fakultas Universitas Indonesia itu.
Huruf "B" berarti bijak menggunakan obat.
Orang tua tidak boleh memberikan obat, jamu, atau suplemen tanpa anjuran tenaga kesehatan karena dapat membebani kerja ginjal.
Pada huruf "A", anak harus dijauhkan dari paparan asap rokok, baik sebagai perokok pasif maupun aktif, karena dapat meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah dan ginjal.
Huruf terakhir, "T", berarti tes fungsi ginjal secara berkala, terutama bagi anak dengan faktor risiko seperti riwayat kelainan ginjal, hipertensi, obesitas, atau lahir prematur.
Henny mengatakan penerapan prinsip ini dapat membantu orang tua membangun kebiasaan hidup sehat yang mendukung fungsi ginjal anak hingga dewasa.
>>> Kemendikdasmen Paparkan Langkah bagi Lulusan SMK Menuju Karier Global
"Menjaga kesehatan ginjal tidak harus menunggu muncul gejala. Pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari," katanya.
Update Terbaru
Oppo Reno 16 Series Resmi Meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:16 WIB
Amar Bank Catat Pertumbuhan Kredit Digital 30,62% di Tengah Persaingan Ketat
Jumat / 19-06-2026, 18:16 WIB
Arsenal vs Coventry City Buka Liga Inggris 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 18:15 WIB
Rusia Klaim Temukan Bukti Baru Pengembangan Senjata Biologis Ukraina
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Dokter: Bayi Prematur Lebih Berisiko Alami Gangguan Ginjal
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru, Target Juara Musim 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Kepala BNPB Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sulteng, Bantuan Disalurkan
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Suporter Meksiko dan Korea Selatan Tunjukkan Kehangatan di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Kate Middleton Hadiri Royal Ascot 2026 dengan Gaun Kuning Lemon Daur Ulang
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Hyundai Kona Generasi Ketiga Hadir dengan Desain Kotak pada 2028
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Lenovo ThinkPad Siap Hadapi Kondisi Ekstrem Berkat Standar Militer dan AI
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Studi: Makanan Ultra-Olahan pada Balita Turunkan IQ Anak
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Sinopsis Speed Racer, Bioskop Trans TV 19 Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
OPPO Reno16 Pro Series Hadir dengan Model Pro Mini dan Reno16c di India
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB






