Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi dr. Henny Adriani Puspitasari mengingatkan orang tua untuk tidak mengabaikan demam tinggi pada anak yang muncul tanpa disertai gejala penyakit lain.

Kondisi itu bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih (ISK).

in1

>>> Dinkes Mataram Siap Fasilitasi SPPG MBG yang Masih Ditutup

"Pada bayi di bawah 24 bulan, gejala yang paling sering muncul adalah demam tanpa sumber yang jelas," kata Henny dalam diskusi kesehatan ginjal di Jakarta, Jumat.

Menurut dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu, banyak orang tua mengira demam pada anak selalu berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan atau gangguan pencernaan.

Padahal, ISK juga dapat menyebabkan demam tinggi meski tanpa keluhan batuk, pilek, muntah, maupun diare.

Ia menjelaskan anak yang mengalami ISK dapat mengalami demam hingga mencapai 38,5 derajat Celsius bahkan 40 derajat Celsius tanpa penyebab yang langsung terlihat.

"Kita punya anak datang demam, tidak ada batuk, tidak ada pilek, tidak ada diare, tidak ada muntah, tiba-tiba demam.

Hati-hati, mungkin itu adalah infeksi saluran kemih," ujarnya.

Gejala ISK pada Berbagai Usia

Selain demam, gejala lain yang kerap ditemukan pada bayi dan balita adalah gagal tumbuh atau berat badan yang tidak mengalami kenaikan sesuai usianya.

>>> Krom Bank Catat Pertumbuhan Dana Murah 161 Persen hingga Mei 2026

Dokter yang berdinas di Rumah Sakit Pondok Indah tersebut mengatakan gejala ISK pada kelompok usia neonatus atau bayi di bawah satu bulan sering kali lebih sulit dikenali.

Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah bayi yang mengalami kuning berkepanjangan atau mengalami infeksi berat tanpa penyebab yang jelas.