Setelah meraih kemenangan besar 7-1 atas Curacao pada laga pembuka di Houston, situasi di markas Jerman relatif tenang.

Kimmich bahkan sempat membahas hal lain di sesi media, termasuk soal pohon magnolia di Amerika Serikat yang menurutnya lebih besar dan lebih sering berbunga dibandingkan yang ada di Jerman.

in1

Namun, gangguan dari alam bukan kali pertama dialami tim nasional Jerman dalam turnamen besar.

Pada UEFA Euro 2024 yang digelar di kandang sendiri, markas latihan Jerman di Herzogenaurach sempat mengalami masalah akibat serangan nyamuk dalam jumlah besar.

Banjir, cuaca hangat, dan minimnya angin membuat populasi nyamuk meningkat drastis.

Sebagaimana dilansir The Athletic, kondisi itu bahkan menyebabkan pemasok lokal mengalami kekurangan stok obat pengusir serangga.

Pihak pengelola akhirnya melakukan penyemprotan khusus untuk mengurangi jumlah nyamuk.

Tetapi, bau dari proses tersebut justru membuat pemain, pelatih, dan staf harus lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan selama malam hari.

Kali ini, Jerman menghadapi ancaman yang berbeda. Jika dibandingkan dengan nyamuk, tentu ular berbisa menjadi gangguan yang jauh lebih serius.

Jerman selanjutnya akan menghadapi Pantai Gading pada laga berikutnya di Toronto pada Minggu (21/6/2026) pukul 03.00 WIB.

>>> Menko AHY Minta Toilet Sekolah PHTC Diperhatikan Serius

Kemenangan atas Curacao membuat peluang Der Panzer untuk melaju ke fase gugur semakin terbuka.