Kemeriahan menjelang Piala Dunia di Kota Meksiko ternoda oleh insiden perampokan bersenjata yang menimpa dua wisatawan asal China.

Wang Kun dan Li Zhe menjadi korban sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Benito Juárez, satu hari sebelum laga pembuka Piala Dunia pada 11 Juni 2026.

in1

>>> Investor Asing Borong Saham EMAS Rp 945,4 Miliar di Sesi I

Saat dalam perjalanan menuju penginapan, kendaraan mereka dihadang dua pria bertopeng yang membawa senjata api. Pelaku yang mengenakan helm langsung menodongkan senjata dan merampas barang berharga.

"Saya baru saja mengalami perampokan untuk pertama kalinya dalam hidup saya, dan itu terjadi dengan todongan senjata," ujar Wang dalam sebuah video yang diunggah ke Facebook, dikutip dari Vietnam Express, Kamis (18/6).

Salah satu pelaku sempat menempelkan pistol ke kepala Wang saat merampok. Barang yang digasak meliputi paspor, koper, laptop, uang tunai, dan jam tangan mewah milik kedua turis.

Kisah ini viral di media sosial China dan memicu simpati warganet. "Syukurlah kalian bisa pulang dengan selamat," tulis seorang pengguna WeChat bernama Xiao Ying.

>>> The Trans Resort Bali Hadirkan Santap Malam Eksklusif Bersama Chef Michelin Giorgio Bartolucci

Pengguna lain, Kong Qian, menyoroti biaya besar untuk menonton Piala Dunia langsung. "Mereka pasti cukup kaya untuk terbang ke luar negeri demi menonton pertandingan sepak bola," tulisnya.

Kedutaan Besar China di Meksiko merespons dengan mengeluarkan rilis resmi pada 12 Juni.

Mereka melayangkan protes keras dan mendesak otoritas Meksiko segera menangkap pelaku serta meningkatkan perlindungan bagi warga China.

Pihak kedutaan juga mengimbau warga China yang berkunjung ke Meksiko untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar atau perhiasan mencolok.

>>> Pendaftaran SPMB Jabar Tahap I Ditutup, Daya Tampung Capai 909 Ribu Kursi

Pada 13 Juni, kepolisian Meksiko dilaporkan telah menangkap satu dari dua pelaku perampokan. Pengejaran terhadap tersangka lain masih berlangsung.