Timnas Brasil berada dalam tekanan besar saat menghadapi Haiti pada pertandingan kedua Grup C Piala Dunia 2026.

Hasil imbang di laga pembuka membuat Tim Samba wajib meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos ke fase gugur.

in1

>>> Turki vs Paraguay: Duel Hidup Mati di Grup D Piala Dunia 2026

Laga krusial ini akan berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 07.30 WIB.

Brasil sebelumnya hampir kalah dari Maroko sebelum Vinicius Junior menyelamatkan tim dengan gol penyeimbang.

Haiti juga mengincar hasil positif setelah kalah tipis 0-1 dari Skotlandia. Kondisi ini membuat Brasil harus segera membuktikan kualitas mereka di turnamen.

Vinicius Junior Jadi Andalan

Sektor penyerangan Brasil menuai sorotan karena tampil lamban di laga pertama. Hanya Vinicius Junior yang menjadi pembeda lewat gol dan kemampuannya menciptakan peluang.

Tanpa Neymar, Vinicius kini memikul tanggung jawab besar sebagai motor serangan utama. Penyerang Real Madrid itu dituntut tampil konsisten sepanjang pertandingan.

>>> Amerika Serikat Hadapi Australia di Laga Kedua Grup D Piala Dunia 2026

Brasil memiliki catatan impresif dengan 17 gol dari tiga pertemuan sebelumnya melawan Haiti. Catatan itu menjadi modal untuk mengembalikan produktivitas gol.

Pelatih Carlo Ancelotti menghadapi tekanan untuk merombak komposisi pemain. Ia harus memilih antara Igor Thiago, Matheus Cunha sebagai penyerang non-tradisional, atau pemain muda Endrick.

Ancaman dari Sektor Sayap Haiti

Haiti yang tidak diunggulkan tetap menyimpan potensi kejutan. Skuat asuhan Sebastien Migne diprediksi tampil lebih berani memanfaatkan celah di pertahanan Brasil.

Don Deedson dan Ruben Providence di sektor sayap menjadi tumpuan utama Haiti. Pergerakan mereka didukung bek kiri Martin Experience untuk merepotkan lini belakang Brasil.

Haiti berpeluang memanfaatkan kondisi bek sayap Brasil yang mulai melambat serta minimnya bantuan pertahanan dari penyerang sayap.

>>> Kanada Gilas Qatar 6-0 di Vancouver, Jonathan David Cetak Hattrick

Namun, strategi menyerang itu harus dibarengi efektivitas penyelesaian akhir yang lebih baik.