Oleh karena itu, minuman olahraga yang memadukan elektrolit dan karbohidrat menjadi pilihan utama para atlet demi menjaga konsistensi permainan.

Skema Pemulihan Cairan Saat Jeda

Dr. Ladner menerapkan skema pemulihan cairan melalui tiga komponen utama saat jeda pertandingan.

in1

Pertama, karbohidrat.

Pemain disarankan mengonsumsi 30 hingga 60 gram karbohidrat sederhana yang mudah diserap tubuh, seperti dari pisang, minuman olahraga, gel karbohidrat, atau energy chews.

>>> Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Grup B Piala Dunia, Jonathan David Cetak Hat-trick

Asupan ini berfungsi mengisi kembali cadangan glikogen dan mempertahankan fokus.

Kedua, elektrolit. Fokus utama diberikan pada asupan natrium yang mengikat cairan di dalam tubuh guna mencegah dehidrasi.

Kalium serta magnesium juga diperlukan untuk mendukung kinerja sistem saraf dan otot.

Ketiga, volume cairan. Atlet dianjurkan meminum sekitar 350 hingga 700 mililiter cairan sepanjang jeda babak pertama.

Selama pertandingan, konsumsi berkala sebanyak 120 hingga 240 mililiter direkomendasikan setiap 15 menit.

Relevansi untuk Olahraga Rekreasional

Prinsip pengelolaan cairan ini tidak terbatas pada pesepak bola profesional, melainkan juga relevan bagi masyarakat yang aktif bersepeda, berlari, atau bermain futsal.

"Jika kamu beraktivitas lebih dari 60 menit atau berkeringat banyak, kemungkinan air putih saja tidak cukup.

Tubuh juga membutuhkan natrium dan karbohidrat, terutama ketika intensitas olahraga tinggi," ujar Dr. Ladner.

Terdapat dua indikator mudah untuk memantau status hidrasi tubuh mandiri.

Pertama, melakukan penimbangan berat badan sebelum dan setelah berolahraga; penurunan sebesar dua persen atau lebih mengindikasikan tubuh kekurangan cairan.

Kedua, memeriksa warna urine.

Warna kuning terang seperti limun menunjukkan hidrasi yang optimal, sementara warna yang cenderung gelap menjadi sinyal tubuh memerlukan tambahan cairan.

Adanya aturan hydration break di Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa manajemen hidrasi telah bergeser menjadi bagian dari strategi vital pertandingan.

"Jadi, lain kali ketika Anda menyaksikan pertandingan dan peluit tanda waktu istirahat dibunyikan, jangan menganggapnya sebagai jeda semata.

>>> Skotlandia Hadapi Maroko di Laga Kedua Grup C Piala Dunia 2026

Anggaplah itu sebagai momen ketika hasil babak kedua mulai ditentukan, seteguk demi seteguk," tutup Dr. Ladner.