Wakil Presiden Amerika Serikat J. D.

Vance menyatakan bahwa Israel seharusnya menghormati proses perdamaian di Timur Tengah.

in1

>>> KuCoin dan Adam Scott Rayakan 100 Turnamen Bergengsi Beruntun

Menurut Vance, langkah tersebut akan menguntungkan warga Israel dan negara-negara lain di kawasan tersebut.

"Pada dasarnya, warga Israel, sama seperti semua pihak lainnya, harus menghormati proses perdamaian ini yang pada dasarnya bermanfaat bagi mereka dan bagi seluruh kawasan," kata Vance dalam konferensi pers di Washington D.

C. , Kamis (18/6).

Vance mengungkapkan bahwa AS hampir setiap hari melakukan kontak tingkat tinggi dengan Israel dan negara-negara Teluk.

>>> Peran Krusial Guru dalam Pemanfaatan AI di Pendidikan

Kesepakatan Iran-AS

Pada Kamis dini hari (18/6), Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman (MoU) secara jarak jauh untuk mengakhiri konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.

MoU tersebut juga menetapkan jangka waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan laut mereka, serta bagi Iran untuk memulihkan lalu lintas pelayaran Selat Hormuz.

Iran juga berkomitmen untuk tidak memperoleh senjata nuklir, sementara isu program nuklir Iran akan diselesaikan melalui perjanjian terpisah.

Kedua belah pihak diharapkan dapat melakukan negosiasi terkait isu ini selama 60 hari ke depan.

>>> Sule Apresiasi Cara Nathalie Holscher Didik Adzam Hormati Ayah Kandung

Bagi Iran, tujuan utamanya adalah pencabutan sederet sanksi yang dijatuhkan kepadanya.