Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi I perdagangan Jumat, 19 Juni 2026.

Indeks turun 10,88 poin atau 0,18 persen ke posisi 6.161,45.

in1

>>> Wali Kota Bandung Perintahkan Alun-alun Tetap Ditutup Akibat Kerusakan

Meski sempat melemah, pergerakan IHSG kemudian berbalik arah dan bergerak di rentang 6.156 hingga 6.203.

Data RTI mencatat sebanyak 1,66 miliar saham diperdagangkan pada menit-menit awal dengan nilai transaksi Rp 1,12 triliun dan frekuensi 97.936 kali transaksi.

Dalam perdagangan tersebut, terdapat 325 saham yang mencatatkan kenaikan. Sementara itu, 129 saham mengalami koreksi dan 178 saham lainnya bergerak stagnan.

Proyeksi dan Rekomendasi Analis

Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak melemah pada hari ini dengan rentang support 6.125 dan resistance 6.221.

Secara teknikal, candle terakhir indeks membentuk pola hammer dan berada di atas MA5 serta MA20, dengan indikator Stochastic mengalami dead cross di area overbought.

"Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan," tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya. Untuk pilihan saham hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan BBNI, UNVR, CDIA, dan WIFI.

>>> IHSG Menguat ke Level 6.181 Usai MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Di sisi lain, bursa regional Asia bergerak menguat pada pagi hari. Indeks Nikkei 225 naik 1,33 persen dan Kospi melonjak 2,82 persen.

Lima Saham Top Gainers

Pada awal perdagangan sesi I, terdapat lima saham yang langsung melonjak signifikan antara 4 persen hingga 20 persen.

Saham PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) memimpin dengan lonjakan 20 persen ke posisi Rp 84.

Diikuti oleh PT Citatah Tbk (CTTH) yang melejit 14,62 persen menjadi Rp 149, serta PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) yang melesat ke level Rp 89.

Selanjutnya, saham PT Mitra Pedagangan Indonesia Tbk (MPIX) meningkat 5,32 persen ke angka Rp 99.

>>> Netflix Konfirmasi All of Us Are Dead Season 2 Siap Tayang

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga ikut menguat sebesar 4,49 persen menuju posisi Rp 815.