Di balik laju impresif Kanada di Piala Dunia 2026, terdapat sosok Jonathan David yang tampil sebagai ujung tombak utama tim berjuluk Les Rouges.

Penyerang berusia 26 tahun itu menjadi salah satu pemain paling berbahaya di turnamen setelah mencetak hattrick saat Kanada menghancurkan Qatar 6-0.

in1

>>> ENHYPEN Comeback Agustus 2026 dengan Enam Personel

Jonathan Christian David lahir di Brooklyn, Amerika Serikat, pada 14 Januari 2000. Namun, ia tumbuh besar di Kanada dan memilih membela tim nasional negara tersebut.

Sejak menjalani debut internasional pada 2018, David menjelma menjadi salah satu pencetak gol paling produktif dalam sejarah sepak bola Kanada.

Karier profesionalnya dimulai bersama klub Belgia, KAA Gent, sebelum namanya semakin dikenal saat memperkuat LOSC Lille di Liga Prancis.

Bersama Lille, David berkembang menjadi striker modern yang memiliki kecepatan, penyelesaian akhir tajam, serta kemampuan bermain di berbagai posisi lini depan.

Metamorfosis Sang Juru Gedor di Panggung Dunia

Performa luar biasa Jonathan David di Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi kabar gembira bagi Kanada, tetapi juga bagi raksasa Italia, Juventus.

Penyerang berusia 26 tahun itu saat ini tercatat sebagai pemain Bianconeri setelah resmi bergabung dengan klub asal Turin tersebut pada Juli 2025 dengan kontrak hingga 2030.

Sebelum bersinar bersama Juventus, David dikenal sebagai mesin gol saat membela Lille di Prancis.

Selama lima musim bersama klub tersebut, ia mencetak lebih dari 100 gol di semua kompetisi dan membantu Lille meraih gelar Ligue 1 musim 2020/2021.

Ketajamannya itulah yang membuat Juventus merekrutnya sebagai salah satu proyek utama di lini depan.

Kini, Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian David.