PGN dan BRIN Luncurkan Program Minapadi Salin di Batang
Dukungan Pemerintah dan Harapan ke Depan
Bupati Batang M.
>>> IHSG Ditutup Melemah 0,78 Persen Dipicu Kenaikan BI Rate
Faiz Kurniawan memberikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin dalam mengubah lahan kurang produktif menjadi kawasan pertanian dan perikanan bernilai ekonomi.
"Kami mengapresiasi kolaborasi antara PGN, BRIN, dan berbagai pihak dalam menghadirkan Program Minapadi Salin di Kabupaten Batang.
Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan lahan salin yang lebih produktif," ujarnya.
Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN RI, Yopi menilai bahwa program ini membuktikan hasil riset dapat menjadi solusi langsung untuk mengatasi persoalan salinitas tinggi di lahan pesisir.
"BRIN tidak ingin hasil riset hanya berhenti di laboratorium, tetapi harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi nyata bagi persoalan daerah," kata Yopi.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menyatakan bahwa PGN berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui inovasi pertanian dan perikanan ini.
"Program Minapadi Salin merupakan wujud nyata komitmen tersebut, dengan mengintegrasikan inovasi pertanian dan perikanan, termasuk pengembangan komoditas rumput laut, untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," ungkapnya.
Dukungan teknologi BRIN menargetkan produktivitas padi mencapai 6–7 ton per hektare, sementara ikan nila salin ditargetkan berbobot 300 gram per ekor saat panen.
Ke depan, program ini akan dilengkapi penanaman mangrove di sekitar lokasi untuk mitigasi abrasi pantai.
"Kami ingin memastikan bahwa manfaat program ini tidak hanya dirasakan pada saat panen, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
>>> IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.172 pada Perdagangan 18 Juni 2026
Dengan pendekatan terintegrated antara pertanian, perikanan, dan pelestarian ekosistem pesisir, kami berharap tercipta keseimbangan antara peningkatan produktivitas, penguatan ekonomi masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan," jelas Fajriyah.
Update Terbaru
RUPST KSEI Tunjuk Kembali Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama
Jumat / 19-06-2026, 11:16 WIB
JIPS 2026 Hadirkan Aktivitas Interaktif bagi Pencinta Satwa
Jumat / 19-06-2026, 11:16 WIB
Massa dari Berbagai Daerah di Jakarta Dukung Kebijakan Prabowo
Jumat / 19-06-2026, 11:16 WIB
Gubernur Bobby Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut
Jumat / 19-06-2026, 11:16 WIB
RUPST KSEI Kembali Angkat Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama
Jumat / 19-06-2026, 11:16 WIB
BI Rate Naik Dorong Penyesuaian Kupon Obligasi Korporasi
Jumat / 19-06-2026, 11:16 WIB
Meksiko Bekuk Korea Selatan 1-0, Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 di Tangan El Tri
Jumat / 19-06-2026, 11:15 WIB
Review WhatsApp Plus: Fitur Pin Melimpah dengan Kustomisasi Menarik
Jumat / 19-06-2026, 11:14 WIB
Kanada Hancurkan Qatar 6-0, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia
Jumat / 19-06-2026, 11:14 WIB
PLN Tunjuk Rakhmad Dewanto Haris sebagai Direktur Perencanaan Korporat
Jumat / 19-06-2026, 11:13 WIB
VIVA Apotek Catat Pertumbuhan Penjualan 35 Persen di BeautyFest Asia 2026
Jumat / 19-06-2026, 11:13 WIB
Tiket Konser Tambahan BTS di Jakarta Mulai Dijual Siang Ini
Jumat / 19-06-2026, 11:13 WIB
Gibran Evaluasi Program MBG dan KDMP di Ende, Temukan Ruang Kelas Gelap
Jumat / 19-06-2026, 11:13 WIB
Disbudpar Batam: Kunjungan Museum Didominasi Pelajar dan Wisman
Jumat / 19-06-2026, 11:13 WIB






