PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Land menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Indonesia di bidang penelitian sektor perumahan.

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pembangunan hunian, khususnya di Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK), Serang, Banten.

in1

>>> Suporter Kolombia Hibur Bocah Uzbekistan yang Menangis di Piala Dunia 2026

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan antara Infiniti Land dan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/6).

Kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi di bidang penelitian dan pengembangan yang berfokus pada hunian terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan.

Langkah ini diwujudkan melalui kajian, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan hasil penelitian.

Infiniti Land juga mendukung kegiatan akademik mahasiswa Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI.

Dukungan diberikan dalam bentuk akses dan kesempatan melakukan survei, observasi, serta pengumpulan data penelitian di proyek-proyek Infiniti Land.

Harapan dari Kolaborasi Akademisi dan Praktisi

Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI, Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.

T. , menyatakan kerja sama ini memperkuat keterkaitan antara kajian akademik dengan praktik pembangunan di lapangan.

Dari kolaborasi ini, diharapkan lahir rekomendasi serta model pembangunan yang mumpuni untuk mendukung program 3 juta rumah.

"Kerja sama ini bisa lebih luas lagi, karena kami memiliki lembaga kajian yang komprehensif tidak hanya tentang perumahan dan permukiman perkotaan tetapi juga aspek ketahanan dan lain-lain," kata Supriatna dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Supriatna menambahkan, banyak riset yang dapat dilakukan terkait pembangunan perumahan, mulai dari lokasi hunian, pengembangan infrastruktur, bahan bangunan ramah lingkungan, tata ruang kebencanaan, hingga struktur bangunan tahan gempa.

Menurutnya, kerja sama dengan Infiniti Land sangat tepat karena perusahaan ini merupakan pengembang rumah subsidi terbaik di Indonesia dan telah meraih Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau Predikat Utama pertama untuk proyek perumahan bersubsidi dari Kementerian PUPR.