"Mata uang yang sengaja di-undervalued bertindak secara bersamaan sebagai subsidi tersembunyi pada biaya impor sekaligus membuat ekspor AS lebih mahal," tulis Warren dan Scott.

Hubungan dagang kedua negara sebelumnya diwarnai oleh kebijakan tarif yang ketat di bawah administrasi Presiden Donald Trump.

in1

Kelompok G7 sendiri baru-baru ini menyatakan keprihatinan atas kebijakan non-pasar tanpa menyebut nama China secara eksplisit.

Kedua pemimpin tersebut mengatakan bahwa pernyataan bersama G7 yang "menyerukan kepada China untuk mengizinkan apresiasi berbasis pasar dan transparansi penuh dalam praktik nilai tukarnya dapat berfungsi sebagai langkah pertama dalam upaya terkoordinasi untuk mengekang perilaku China melalui perdagangan dan otoritas lainnya."

Pihak Departemen Keuangan AS tidak memberikan komentar formal hingga Kamis malam.

>>> Harga Emas Dunia Turun 1,68 Persen Akibat Sentimen Suku Bunga AS

Di sisi lain, Bank Rakyat Tiongkok dalam laporan kebijakan moneter triwulanan bulan lalu berkomitmen untuk menjaga stabilitas mata uang mereka.