Harga emas spot dunia mengalami penurunan pada pekan ini akibat tekanan dari kebijakan moneter global yang masih mempertahankan suku bunga tinggi.

Sejumlah bank sentral utama baru saja merilis langkah kebijakan terbaru yang berdampak pada pergerakan logam mulia.

in1

>>> Purbaya Yudhi Sadewa Amankan Dukungan China untuk Penerbitan Panda Bond

Bank Sentral Pertahankan Suku Bunga Tinggi

Bank of England memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 3,75 persen. Keputusan ini diiringi catatan mengenai tekanan inflasi dari harga energi yang masih sulit.

Federal Reserve juga mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen pada pertemuan Rabu (17/6/2026).

Langkah ini menyusul kebijakan Bank Sentral Eropa yang telah menaikkan suku bunga pekan lalu.

>>> IHSG Diprediksi Konsolidasi Jelang Rebalancing FTSE dan Pengumuman MSCI

Dilansir dari Investor Daily, harga emas spot terhadap poundsterling Inggris ditutup melemah 0,37 persen ke level 3.211,84 poundsterling per troy ounce pada Kamis (18/6/2026).

Sementara itu, emas terhadap dolar AS merosot ke kisaran 4.247,60 dolar AS.

>>> Harga Minyak Brent Menguat Akibat Ketegangan Geopolitik AS dan Iran

Tekanan terhadap harga emas semakin kuat setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 226.000 untuk pekan yang berakhir pada 13 Juni 2026.