Wall Street Menguat Tajam Dipicu Reli Saham Sektor Teknologi
Pasar saham Wall Street mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Kamis. Aksi buru investor terhadap saham teknologi dan semikonduktor menjadi pendorong utama.
Indeks Nasdaq Composite memimpin dengan lonjakan 1,91 persen ke level 26.517,93.
>>> Argentina Matangkan Taktik Hadapi Austria di Piala Dunia 2026
S&P 500 naik 1,08 persen ke 7.500,58, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah tipis 0,14 persen menjadi 51.564,70.
Sektor produsen chip menjadi penggerak utama reli.
Saham Intel melonjak 10,6 persen setelah mengumumkan kemitraan strategis dengan Apple untuk mendesain dan mengembangkan chip di Amerika Serikat.
Sentimen positif itu turut mendorong saham semikonduktor lain.
Nvidia naik sekitar 3 persen, Micron Technology melesat hampir 9 persen, dan iShares Semiconductor ETF menguat di atas 6 persen.
CEO The Wealth Alliance, Robert Conzo, menilai pelaku pasar mulai melihat potensi besar dari kolaborasi antarperusahaan besar.
>>> Edin Dzeko Cetak Rekor Baru Bersama Timnas Bosnia di Usia 40 Tahun
"Ada optimisme lebih besar terhadap kerja sama antarperusahaan karena kebutuhan infrastruktur AI dan dampaknya di berbagai industri," ujarnya.
Menurut Conzo, kemitraan Apple dan Intel menjadi contoh awal. Kolaborasi strategis semacam ini diperkirakan akan lebih banyak terjadi di masa depan.
Pemulihan ini terjadi setelah aksi jual pada hari sebelumnya. Tekanan itu dipicu oleh hasil rapat kebijakan moneter The Fed yang dipimpin Kevin Warsh.
Sebanyak sembilan dari 18 pejabat Bank Sentral AS memperkirakan suku bunga masih berpotensi naik. Sikap hawkish ini sempat memicu kekhawatiran stabilitas ekonomi global.
Meski ada ketidakpastian suku bunga, investor kini mengalihkan fokus pada ketahanan ekonomi domestik. Beberapa data ekonomi AS menunjukkan performa solid.
"Ada ketidakpastian, tetapi di baliknya terdapat sejumlah faktor positif," kata Conzo. Kinerja laba perusahaan yang kuat, data ketenagakerjaan, dan penjualan ritel yang kokoh menjadi penopang optimisme.
>>> AS Akui Gunakan AI Grok Milik Elon Musk untuk Serang Iran
Secara mingguan, S&P 500 bertambah 0,9 persen, Dow Jones naik 0,7 persen, dan Nasdaq melesat 2,4 persen.
Update Terbaru
Stanford Buka Seed Transformation Program 2027 untuk Pengusaha Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 07:22 WIB
AS Batalkan Pembongkaran Jaringan Pengamatan Laut OOI Senilai US$386 Juta
Jumat / 19-06-2026, 07:22 WIB
Investor Pemula Wajib Kuasai Istilah Saham dan Proteksi Finansial
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Penyerang Timnas Ramadhan Sananta
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
BYD Klarifikasi Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok Berisi Komponen, Bukan Mobil
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Dibuka Mulai 3 Februari
Jumat / 19-06-2026, 07:21 WIB
Rupiah NDF Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS Pasca Kenaikan Suku Bunga BI
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Luncurkan Motor Listrik Pintar OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Bisnis Daun Bambu Dorong Ekonomi Pedesaan di Anhui, China Timur
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Cari Untung, Tapi Dukung Ekonomi
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Pilihan Chipset Smartphone Terbaik Sesuai Kelas dan Kebutuhan
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Kanada Hajar Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Dua Kartu Merah Warnai Laga
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB
Promo Sabun Mandi dan Cuci Piring di Alfamart, Indomaret, Superindo Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB






