>>> Swiss Hajar Bosnia 4-1 di Piala Dunia 2026, Naik ke Puncak Grup B

Pada siang hari, putra Abu Bakar tersebut membaur dengan masyarakat Makkah untuk mengetahui berbagai rencana kaum Quraisy. Pada malam hari, ia menyampaikan informasi itu kepada Rasulullah SAW.

in1

Tokoh keempat adalah Mushab bin Umair. Jauh sebelum hijrah berlangsung, ia telah berperan mempersiapkan Madinah sebagai tempat berkembangnya Islam.

Setelah Baiat Aqabah pertama, Rasulullah SAW mengutus Mushab ke Yatsrib untuk mengajarkan Al-Qur'an dan ajaran Islam.

Mushab berhasil mengajak banyak tokoh berpengaruh di Madinah memeluk Islam sehingga lingkungan siap menerima kaum Muhajirin.

Tokoh kelima adalah Asma binti Abu Bakar.

Putri Abu Bakar ini memiliki jasa besar dalam penyediaan logistik selama masa persembunyian di Gua Tsur dengan mengantarkan makanan secara diam-diam.

Ketika tidak menemukan tali untuk mengikat bekal, Asma membelah ikat pinggangnya menjadi dua bagian. Karena peristiwa tersebut, ia mendapat julukan Dzatun Nithaqain atau pemilik dua ikat pinggang.

Tokoh keenam adalah Amir bin Fuhairah, seorang sahabat yang sebelumnya merupakan budak Abu Bakar.

Ia membantu menyamarkan jejak perjalanan dengan menggembalakan kambing di jalur yang dilalui para pembawa informasi.

Selain itu, susu dari ternaknya menjadi tambahan makanan selama masa persembunyian. Peran yang tampak sederhana tersebut sangat penting untuk menjaga kerahasiaan lokasi Rasulullah SAW.

Tokoh ketujuh adalah Abdullah bin Uraiqith. Meskipun saat itu belum memeluk Islam, ia dikenal sebagai penunjuk jalan yang jujur dan dapat dipercaya.

>>> Kanada Hadapi Qatar di Grup B Piala Dunia 2026 Pagi Ini

Rasulullah SAW dan Abu Bakar menyewanya untuk memandu perjalanan menuju Madinah melalui jalur yang jarang digunakan. Keahliannya mengenal rute padang pasir membantu rombongan menghindari kejaran kaum Quraisy.