Saham emiten properti milik Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2, bergerak menguat signifikan pada akhir sesi I perdagangan.

Berdasarkan data Investor Daily, saham PANI melonjak 6,23% hingga mencapai level Rp 6.825 per lembar pada akhir sesi pertama.

in1

>>> IHSG Melemah ke 6.220, Saham TINS Bagi Dividen Rp656 Miliar

Aktivitas perdagangan mencatat sebanyak 3,84 juta saham Pantai Indah Kapuk Dua berpindah tangan dengan frekuensi 2.350 kali, serta membukukan nilai transaksi Rp 25,66 miliar.

Menurut data Stockbit Sekuritas, investor asing gencar memburu saham emiten properti ini dengan mencatatkan beli bersih (net buy) mencapai 1,63 juta saham secara volume, atau setara dengan nilai Rp 10,89 miliar.

Pergerakan ini membalikkan situasi dari perdagangan hari sebelumnya, ketika saham PIK2 terpangkas 6,55%.

Meski mengalami penurunan, investor asing tetap mengoleksi saham tersebut dengan net buy senilai Rp 1,32 miliar.

Tren akumulasi oleh investor asing terhadap saham PANI telah berlangsung sejak 26 Mei 2026 hingga 17 Juni 2026.

Sepanjang periode tersebut, aksi jual bersih (net sell) asing hanya terjadi satu kali, yakni senilai Rp 8,92 miliar.

Hingga akhir Mei 2026, struktur kepemilikan mayoritas PANI masih dikuasai oleh entitas bentukan Agung Sedayu dan Salim Group, PT Multi Artha Pratama (MAP), dengan porsi kepemilikan sebesar 15.234.037.094 saham atau 84,09%.

Aksi Korporasi Private Placement

Di samping pergerakan saham di pasar sekunder, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk bersiap menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD IV) atau private placement.

>>> Kate Middleton Tampil Memukau dengan Gaun Kuning di Royal Ascot 2026