Calon siswa harus mengakses laman resmi dan memilih jenjang serta jalur pendaftaran. Setelah menekan tombol pendaftaran, peserta wajib mengisi NISN dan melengkapi data diri pada sistem.

Sistem meminta pengguna mengunggah seluruh dokumen persyaratan sesuai jalur yang dipilih.

in1

Pendaftar jalur Domisili, Prestasi, dan Afirmasi maksimal memilih dua sekolah dalam satu rayon, sedangkan jalur Mutasi hanya satu sekolah.

Bagi calon siswa SMK, sistem mengizinkan pemilihan satu sekolah dengan opsi tiga bidang keahlian atau konsentrasi berbeda.

Setelah memastikan data sesuai, pendaftar harus mencetak atau menyimpan bukti pengajuan pendaftaran.

Status pengajuan berkas dapat dipantau melalui portal. Apabila berkas ditolak karena tidak lengkap, calon siswa diberikan kesempatan perbaikan.

Namun, berkas yang sudah diterima akan terkunci dan tidak dapat dicabut.

Mekanisme Khusus Jalur SMK

Calon siswa SMK yang mendaftar online wajib mendatangi sekolah tujuan untuk memverifikasi berkas fisik. Setelah itu, mereka harus mengikuti tes bakat dan minat sesuai jadwal.

Selain sistem daring, panitia menyediakan opsi pendaftaran luring dengan mendatangi langsung SMK Negeri tujuan. Pendaftar luring diarahkan mengambil nomor antrean untuk mendapatkan formulir dari panitia.

>>> Dudung Abdurachman Jenguk Komedian Bolot di RS Fatmawati

Setelah formulir diisi dan diserahkan bersama berkas persyaratan, panitia akan memberikan Tanda Bukti Daftar. Pendaftar luring tetap diwajibkan mengikuti tes bakat dan minat pada 20 Juni 2026.