Waymo menarik hampir 4.000 robotaxi setelah ditemukan masalah perangkat lunak yang membuat kendaraan otonom tidak bisa mengenali jalan tertutup akibat konstruksi.

Penarikan kembali ini mencakup lebih dari 3.800 kendaraan dan berpusat pada Sistem Mengemudi Otomatis (ADS) Generasi ke-5, bukan cacat perangkat keras.

>>> Honda Prelude 2027 Edisi Terbatas Hadir di Jepang dengan Warna Baru, Harga Rp 600 Jutaan

Kondisi jalan tertentu yang umum di zona konstruksi dapat menyebabkan taksi tanpa pengemudi menabrak pembatas, gerbang, rantai, atau benda lain yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas.

Perangkat Lunak Diperbarui

Solusi Waymo adalah mengirimkan pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi masalah tersebut di seluruh armadanya.

Karena perusahaan memiliki semua mobil yang terkena dampak, tidak ada yang luput dari perbaikan.

>>> Honda N-Box 2026 Dapat Wajah Lebih Tajam dan Fitur Baru

Namun, ini menjadi pengingat lain bahwa mengemudi otonom masih dalam tahap pengembangan.

Penarikan ini terjadi tak lama setelah Waymo menghadapi masalah berbeda, yaitu robotaxi yang berulang kali menemui jalan tergenang banjir.

Salah satu kendaraan bahkan terdampar hampir satu jam di banjir Atlanta sebelum kondisi membaik dan manusia bisa turun tangan.

>>> BYD Kuasai 5% Pasar Mobil Inggris dalam Tiga Tahun, Targetkan Pengisian Daya 1.500 kW

Meski tidak mengakibatkan kegagalan besar, insiden ini menyoroti tantangan berulang: sistem otonom kesulitan saat kondisi jalan berubah mendadak.