"Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan konektivitas nasional melalui pengembangan infrastruktur digital yang andal, berkelanjutan, dan bernilai tambah," ujar Titus.

Penggelaran SKKL Rising 8 segmen Jakarta-Batam sepanjang 1.054 kilometer telah rampung pada Mei 2026 menggunakan kapal Cable Laying Vessel (CLV) Bentang Bahari.

in1

Infrastruktur berkapasitas desain hingga 400 Tbps dengan 11 repeater dan 16 fiber pair ini berhasil mengantongi komitmen dari lima pelanggan.

Selanjutnya, kapal CLV Bentang Bahari akan digunakan untuk pekerjaan Post Laid Inspection & Burial (PLIB) pada SKKL Rising 8.

Kapal ini juga diproyeksikan untuk mendukung penggelaran SKKL Merindo pada 2027 serta melayani proyek eksternal di berbagai wilayah Indonesia Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, dan Sulawesi.

Proyek SKKL Merindo tahap pertama direncanakan menghubungkan Banyuurip-Mataram-Makassar-Labuan Bajo serta Amlapura-Mataram sepanjang 2.360 kilometer.

Penggelaran jaringan berkapasitas 24 Tbps per fiber pair ini ditargetkan mulai konstruksi pada kuartal ketiga 2027 dan siap beroperasi pada awal 2028.

Perubahan Pengurus

Bersamaan dengan agenda ekspansi tersebut, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 menyetujui perubahan pengurus. Jabatan Komisaris Independen kini ditempati oleh Kennedy Simanjuntak menggantikan Nelly Henry.

>>> Kejati Sumsel Terima Pengembalian Uang Korupsi Rp219 Miliar

Glory Simanjuntak diangkat sebagai komisaris, sedangkan posisi Komisaris Utama tetap dijabat oleh P. Sartono.