"Kami memasuki era baru pertumbuhan aplikasi.

AI tidak hanya mempercepat inovasi, tetapi juga menurunkan hambatan untuk membangun dan mengembangkan aplikasi secara global," kata Yuke (Ray) Hu, General Manager Global Business Solutions Southeast Asia and Japan TikTok.

TikTok mengintegrasikan model video AI terbaru ByteDance, Dreamina Seedance 2.0, ke dalam platform TikTok Symphony.

Selain itu, diperkenalkan fitur Reference to Video, TikTok Ads MCP Server, dan TikTok Ads Skills.

Penerbit aplikasi yang melakukan ekspansi ke luar Asia Tenggara mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan hingga dua kali lebih tinggi dibandingkan pengembang yang hanya fokus di pasar lokal.

"Kesuksesan saat ini datang dari kemampuan untuk mengubah relevansi budaya yang muncul secara instan menjadi nilai jangka panjang," ujar Yuke (Ray) Hu.

>>> Sony Sonjaya Ungkap Pengadaan CCTV Fiktif di BGN

Platform ini mengoptimalkan kombinasi AI, ekosistem kreator, dan solusi periklanan. Tujuannya membantu pengembang mempercepat pertumbuhan bisnis global dengan basis pengguna dunia yang telah melampaui satu miliar.