Bos Estée Lauder Kendal Ascher Meninggal usai Filler, Dokter Ungkap Risiko Emboli Paru
Bos Estée Lauder Kendal Ascher Meninggal usai Filler, Dokter Ungkap Risiko Emboli Paru
Kematian Kendal Ascher, eksekutif senior Estée Lauder berusia 56 tahun, memunculkan kembali pembahasan mengenai risiko medis di balik prosedur filler yang selama ini banyak digunakan untuk kebutuhan estetika.
Ascher dilaporkan meninggal akibat emboli paru setelah mengalami gagal napas akut. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah paru-paru yang mengganggu pasokan oksigen ke tubuh.
Emboli paru terjadi ketika aliran darah menuju paru-paru terhambat oleh benda asing atau material tertentu yang masuk ke sirkulasi darah. Dalam kasus ini, material filler diduga menjadi pemicunya.
Bagaimana Filler Bisa Menyebabkan Emboli Paru?
Dokter spesialis dermatologi kosmetik, dr Kenneth Mark, menjelaskan salah satu kemungkinan yang dapat terjadi adalah filler tanpa sengaja masuk ke dalam pembuluh darah saat proses penyuntikan berlangsung.
Ketika material tersebut memasuki sistem peredaran darah, zat itu dapat terbawa menuju organ lain. Jika mencapai pembuluh darah paru-paru, penyumbatan bisa terjadi dan mengganggu distribusi oksigen ke seluruh tubuh.
"Sangat jarang terjadi pada filler wajah dan lebih sering dikaitkan dengan prosedur injeksi volume besar seperti transfer lemak pada bokong," ujar dr Kenneth Mark.
Menurutnya, komplikasi semacam ini termasuk kasus yang tidak umum pada prosedur filler wajah. Risiko serupa lebih sering ditemukan pada tindakan estetika yang melibatkan volume suntikan jauh lebih besar.
Filler Wajah Dinilai Memiliki Tingkat Keamanan Tinggi
Meski muncul kasus yang berujung fatal, para dokter menegaskan bahwa filler wajah secara umum tergolong aman apabila dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki kompetensi dan pengalaman memadai.
Update Terbaru
Surah Al-Insyirah Ayat 7-8: Formula Muslim Jaga Keseimbangan Hidup
Kamis / 18-06-2026, 19:51 WIB
Kemendagri Dorong Ekonomi Daerah Lewat Edaran Nobar Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Prajogo Pangestu Borong 6,8 Juta Saham BREN Saat Harga Melemah
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
ASDP Bangun Dermaga Baru di Tanjung Uban untuk Perkuat Konektivitas Kepri
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan Lagi Suku Bunga Acuan
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Warga Pelalawan minta perawatan sekat kanal gambut berkelanjutan
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
BPS: Jumlah Usaha di Jateng Capai 5 Juta Unit, Kontribusi 15,25 Persen Nasional
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Marc Klok Pulihkan Cedera Jelang Pemusatan Latihan Timnas Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 19:50 WIB
Erick Thohir Dorong MotoGP Mandalika 2026 Pacu Ekonomi Nasional
Kamis / 18-06-2026, 19:49 WIB
BI Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Acuan Lagi
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa Efek Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman Damai 14 Poin
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
Pengamat: Pembatalan Penalti Manajer KDMP Langkah Tepat
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB
Orang Tua Murid Padati Posko SPMB Jakbar Akibat Kendala Pendaftaran
Kamis / 18-06-2026, 19:48 WIB






