"Kredit untuk manajer ...

dia memberi kami pidato saat turun minum hanya untuk mengatakan jika kami kalah, kami kalah, tetapi kami kalah dengan cara kami sendiri," ujar Kane kepada ITV.

Instruksi dari ruang ganti tersebut membuat para pemain Inggris tampil jauh lebih agresif setelah jeda pertandingan.

"Anda melihat bagaimana kami keluar di babak kedua, kami tampil dengan kekuatan penuh (full gas)," lanjutnya.

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, turut memberikan apresiasi atas pendekatan psikologis yang diterapkan oleh sang pelatih asal Jerman tersebut.

"Itu bukan salah satu momen yang penuh drama besar – dia (Tuchel) tidak berdiri dan berteriak," kata Bellingham.

Bellingham menilai cara komunikasi yang tenang dari Tuchel menjadi kunci penting kebangkitan tim di paruh kedua.

"Itu hanya apa yang dibutuhkan tim," tambah gelandang Real Madrid tersebut.

Hasil positif di Dallas ini menjadi kemenangan perdana Tuchel atas tim peringkat 20 besar FIFA di turnamen besar bersama Inggris.

>>> Paola Serena Disorot Usai Foto dengan Pria Berkebaya di Perayaan Tahun Baru Jawa di Pura Mangkunegara, Rahadian Balas Kritik Netizen

Setelah menghadapi Kroasia, Timnas Inggris dijadwalkan akan bertanding melawan Ghana sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Panama.