Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan dengan pelemahan pada hari ini. Investor masih mengamati dinamika sentimen global yang mempengaruhi pergerakan pasar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 28,85 poin atau 0,46 persen ke level 6.191,89.

>>> Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026: Klaim Gems dan Paket Pemain Gratis

Pelemahan ini terjadi di awal sesi perdagangan.

Indeks LQ45 yang berisi saham-saham likuid juga ikut terkoreksi. LQ45 melemah 5,28 poin atau 0,84 persen ke posisi 619,95.

Kondisi ini berbeda dengan bursa Amerika Serikat yang ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya.

>>> Yeonjun TXT Rilis Album Solo Kedua No Labels: Part 02 pada Juli 2026

Dow Jones Industrial Average naik 0,32 persen ke 45.565,23, S&P 500 naik 0,24 persen ke 6.481,40, dan Nasdaq naik 0,21 persen ke 21.590,14.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG sempat menguat 0,38 persen ke level 7.936. Penguatan tersebut terjadi meskipun investor asing mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp141 miliar.

Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan secara teknikal IHSG berpeluang menguji resistance di area 8.000.

>>> Bank Indonesia Diproyeksi Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Tiga Pertimbangannya

Pasar hari ini akan fokus pada rilis data GDP, Core PCE, dan klaim pengangguran AS yang menjadi acuan kebijakan suku bunga The Fed.