Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam, atau Museum Sirah Nabi, kini menjadi destinasi edukasi baru di Madinah Al-Munawwarah.

Terletak tidak jauh dari Masjid Nabawi, museum ini memanfaatkan teknologi canggih sebagai lorong waktu untuk napak tilas kehidupan Nabi Muhammad SAW.

>>> Saham Telkom Merosot 7,43 Persen akibat Efek Ex Date Dividen

Melalui layar interaktif, pemetaan digital, dan rekonstruksi sejarah tiga dimensi, pengunjung seolah masuk ke dalam kapsul waktu.

Pendekatan modern ini mempermudah visualisasi dakwah dan kepemimpinan Rasulullah SAW, termasuk bagaimana beliau menyemai keadilan dan persaudaraan di Jazirah Arab.

Alur pameran dirancang agar jemaah haji dan umrah dapat merasakan emosi setiap fase dakwah, mulai dari era pra-Islam hingga turunnya wahyu pertama di Gua Hira.

Pengunjung diajak menyelami tantangan dakwah di Mekkah, seperti fase syiar sembunyi-sembunyi, tekanan dari Quraisy, dan boikot ekonomi terhadap Bani Hasyim.

Puncak narasi menyajikan momen hijrah sebagai embrio lahirnya tatanan sosial beradab, termasuk visualisasi pembangunan Masjid Nabawi, persaudaraan Muhajirin dan Anshar, serta Piagam Madinah.

Berakar pada Warisan Ulama

Meskipun dibalut teknologi modern, narasi museum tetap berpijak pada warisan keilmuan klasik yang otoritatif.

Sumber literatur meliputi As-Sirah An-Nabawiyyah karya Ibnu Hisyam, Sirah Rasulullah karya Ibnu Ishaq, Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir, dan Ar-Rahiq Al-Makhtum karya Shafiyurrahman Al-Mubarakpuri.

>>> BPJPH Dorong Perluasan Sertifikasi Halal UMK Daerah

Rujukan lain termasuk Zad al-Ma’ad karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dan Syama’il Muhammadiyah karya Imam At-Tirmidzi yang merinci karakter serta keseharian Rasulullah.

Kesan Mendalam Jemaah Nusantara

Kehadiran pemandu berbahasa Indonesia menjadi nilai tambah bagi jemaah asal Tanah Air, membuat pengalaman lebih bermakna.

Amir Husni, peziarah asal Semarang, mengaku seperti berada di zaman Nabi dan merenungkan perjuangan panjang Rasulullah.

Deny dari Malang mengimbau jemaah di Madinah untuk tidak melewatkan kesempatan melihat langsung gambaran perjuangan Nabi.

Panduan Berkunjung

Museum berlokasi di Jalan Abu Ayyub Al-Anshari, sekitar Masjid Nabawi.

Jam operasional: Ahad-Kamis pukul 08.00-22.30, Jumat pukul 13.00-22.30, Sabtu pukul 16.30-23.30 waktu setempat.

>>> Inggris Tekuk Kroasia 4-2 dan Pimpin Klasemen Grup L Piala Dunia 2026

Harga tiket dewasa sekitar 40 Riyal Saudi, sementara anak di bawah 7 tahun dan penyandang disabilitas gratis, dengan tiket tambahan untuk area panorama khusus.