Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pasar spot exchange, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah merosot 96 poin atau 0,54 persen ke posisi Rp 17.858 per dolar AS.

>>> Pemerintah Rampungkan Kebijakan Nutri Level untuk Edukasi Konsumsi Gula

Pelemahan rupiah ini berbanding terbalik dengan dolar AS yang justru menguat 0,17 persen ke level 100,26.

Dampaknya, sejumlah bank besar seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI memperbarui harga jual beli valuta asing pada hari ini.

Daftar Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, BNI 18 Juni 2026

Berikut rincian kurs jual beli dolar AS di empat bank nasional pada 18 Juni 2026.

BCA (pukul 09.02 WIB) menawarkan e-Rate dengan harga beli Rp 17.860 dan harga jual Rp 17.880.

Untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli Rp 17.615 dan harga jual Rp 17.890.

Bank Mandiri (pukul 09.09 WIB) menetapkan Special Rate dengan harga beli Rp 17.845 dan harga jual Rp 17.875.

>>> Kejagung Periksa Sony Sonjaya Terkait Dugaan Korupsi Makan Bergizi

Sementara TT Counter dan Bank Notes memiliki harga beli Rp 17.500 dan harga jual Rp 17.800.

BRI (pukul 09.10 WIB) mencatat Kurs Umum dengan harga beli Rp 17.746 dan harga jual Rp 17.770.

BNI (pukul 09.05 WIB) menawarkan Special Rates dengan harga beli Rp 17.850 dan harga jual Rp 17.890.

Untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli Rp 17.730 dan harga jual Rp 17.820.

Volatilitas yang tinggi pada sesi pagi ini membuat selisih antara harga beli dan jual di setiap bank cukup bervariasi.

>>> Kurs Rupiah 18 Juni 2026 Melemah ke Level Rp 17.858 per Dolar AS

Nasabah disarankan memantau pergerakan kurs secara berkala melalui platform resmi masing-masing bank.