Kualitas Laga Piala Dunia 2026 Ghana vs Panama Dikritik Pedas
Pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Ghana dan Panama di Toronto Stadium mendapat kritik keras. Babak pertama dinilai sangat menjemukan oleh para pengamat sepak bola.
Legenda pelatih Jerman Christian Streich, yang menjadi pakar untuk ZDF, sebelumnya memberikan pandangan positif tentang level permainan turnamen.
>>> Adaro Andalan Indonesia Bayar Dividen Final Rp 3,6 Triliun
Namun, laga tersebut menyajikan tontonan yang berat, terutama pada 45 menit pertama.
Gelandang Bayer Leverkusen Jonas Hofmann memberikan komentar pedas saat menganalisis paruh pertama di MagentaTV.
Ia berharap babak kedua lebih baik karena babak pertama hampir tidak ada tembakan ke gawang.
Pakar taktik MagentaTV Jan Henkel bahkan memutuskan tidak memberikan analisis teknis lapangan. Presenter Sascha Bandermann menduga Henkel tidak menemukan hal penting secara taktis dari kedua tim.
>>> Analis Prediksi Skenario Hasil Review MSCI untuk Pasar Saham
Henkel mengalihkan perhatian pada aktivitas suporter di tribun. Ia menjelaskan tradisi melemparkan tepung putih oleh pendukung Ghana sebagai simbol kemenangan, kegembiraan, dan kesucian.
Ritual suporter tersebut terbukti membawa dampak positif pada babak kedua.
Ghana menang lewat gol larut Caleb Yirenkyi pada menit ke-95, yang memberikan bahan analisis taktis pertama bagi Henkel.
>>> Pertamina Patra Niaga Naikkan Harga BBM Pertamax Sesuai Mekanisme Pasar
Henkel menambahkan bahwa tradisi tersebut merupakan simbol yang dalam dalam budaya Ghana. Kemenangan tim nasional sering dirayakan dengan cara yang sama.
Update Terbaru
Veda Ega Pratama Siap Lanjutkan Perjuangan di Moto3 Ceko 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:24 WIB
Memaksimalkan Ibadah Puasa Asyura di Bulan Muharram
Kamis / 18-06-2026, 10:21 WIB
iCAR Siapkan Dua SUV Listrik Baru untuk Indonesia Tahun Ini
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
IHSG Ambles 1,1 Persen ke Level 6.152 pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
IHSG Anjlok 1,14 Persen ke 6.150 pada Sesi I, Tertekan Antisipasi BI dan MSCI
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
Buang Sampah Sembarangan di Jaksel Bisa Kena Denda Rp500 Ribu
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
KPK: Fuad Hasan Masyhur Hadiri Pemeriksaan Ulang Kasus Kuota Haji
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
BPI Danantara dan BP BUMN Percepat Merger Asuransi Pelat Merah
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kamis / 18-06-2026, 10:20 WIB
Asus ROG Zephyrus Duo Resmi Meluncur di Indonesia, Laptop Dual Layar OLED Rp129 Juta
Kamis / 18-06-2026, 10:16 WIB
Cristiano Ronaldo Gagal Bersinar, Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1
Kamis / 18-06-2026, 10:16 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu Per Gram pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 10:15 WIB
Marcus Rashford Rela Ubah Kontrak Demi Bertahan di Barcelona
Kamis / 18-06-2026, 10:15 WIB
Nilai Matematika TKA Rendah, Pembenahan Pembelajaran di Sekolah Perlu Dilakukan
Kamis / 18-06-2026, 10:15 WIB






