Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, membela keputusannya untuk tetap mempertahankan Cristiano Ronaldo di lapangan meski sang kapten gagal mencetak gol dalam lima pertandingan Piala Dunia beruntun.

Ronaldo juga belum mencetak gol non-penalti di Piala Dunia atau Piala Eropa sejak Juni 2021.

>>> Pedagang Ritel Tolak Kebijakan Standarisasi Kemasan Rokok

Dalam laga melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, pemain berusia 41 tahun itu bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Meski demikian, Martinez menegaskan tidak pernah mempertimbangkan untuk menarik keluar Ronaldo.

"Tidak masuk akal mengeluarkan pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola dunia ketika tim sedang membutuhkan gol," ujarnya.

Ronaldo kini telah mengoleksi 143 gol internasional dan menyamai rekor Lionel Messi sebagai pemain kedua yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.

Namun, ambisinya menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia berbeda harus tertunda.

>>> Inggris Libas Kroasia 4-2, Harry Kane Cetak Brace

Portugal sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol cepat Joao Neves pada menit keenam. Namun, keunggulan tersebut gagal dimanfaatkan.

Menurut Martinez, gol cepat justru membuat pemain Portugal kehilangan agresivitas dan bermain terlalu hati-hati.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Biasanya setelah mencetak gol, emosi positif membantu tim mengontrol permainan dan mencari gol kedua.

Namun yang terjadi justru sebaliknya," jelas Martinez.

>>> Viral Kamar Hotel Lionel Messi di Piala Dunia 2026: Sederhana Tapi Berkelas

Selanjutnya, Portugal akan menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kedua Grup K yang berlangsung di Houston, Selasa mendatang.