Kenaikan Harga Energi Dorong Efisiensi Kendaraan lewat Teknologi PHEV
Lonjakan harga energi di tingkat global yang dipicu oleh ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi minyak dunia mulai memengaruhi biaya pergerakan masyarakat sehari-hari.
Kondisi ini memicu perubahan sudut pandang dalam menentukan jenis kendaraan. Masyarakat mulai mengutamakan aspek efisiensi energi serta pengeluaran jangka panjang daripada sekadar harga beli awal dan performa.
>>> Raffi Ahmad Renovasi Apartemen Julia Perez Demi Bantu Keluarga
Sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menjadi salah satu teknologi yang dinilai mampu mengantisipasi tantangan tersebut.
PHEV memiliki perbedaan mendasar dengan hybrid biasa yang mengandalkan mesin bensin dan regenerative braking. Kendaraan PHEV memungkinkan pengisian daya baterai secara langsung lewat sumber listrik eksternal.
Kapasitas baterai yang lebih besar membuat mobil PHEV mampu memanfaatkan daya listrik untuk mayoritas mobilitas harian.
Mesin bensin baru akan bekerja saat pengemudi memerlukan daya tambahan atau ketika kondisi baterai mulai melemah.
Penggunaan di area perkotaan dapat mengoptimalkan mode listrik yang menghasilkan sensasi berkendara lebih tenang, halus, dan responsif.
Pengemudi juga tidak perlu cemas saat bepergian jauh karena mesin bensin akan aktif otomatis jika fasilitas pengisian daya minim.
Data menunjukkan bahwa mayoritas pergerakan harian masyarakat Indonesia berada di bawah 30 kilometer. Bahkan, sekitar 88 persen perjalanan tercatat di bawah 60 kilometer per hari.
Situasi tersebut memperbesar peluang penggunaan tenaga listrik untuk operasional harian.
Sebagai perbandingan, mobil bensin konvensional dengan harga BBM Rp16.250 per liter memerlukan biaya energi berkisar Rp33.750 hingga Rp68.750 per hari.
>>> Kemendikdasmen Ajukan Tambahan Anggaran Rp40,75 Triliun untuk 2027
Dalam sebulan atau 25 hari penggunaan, biaya operasional mobil bensin berkisar antara Rp843.750 sampai Rp1,71 juta.
Update Terbaru
Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, BNI 18 Juni 2026 Melejit
Kamis / 18-06-2026, 09:17 WIB
Kurs Rupiah 18 Juni 2026 Melemah ke Level Rp 17.858 per Dolar AS
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Prajogo Pangestu Borong Saham BREN Rp25,9 Miliar Saat Harga Turun
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Emily Ratajkowski Tuai Kecaman Gegara Foto Menyusui Boneka Bayi Sambil Minum Wine
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Bahlil Bentuk Tim Pengadaan untuk Atasi Pasokan Batu Bara PLN
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Love Language Berdasarkan Zodiak: Cara Pasangan Mengekspresikan Cinta
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
Inggris Tekuk Kroasia pada Laga Piala Dunia 2026 di Arlington
Kamis / 18-06-2026, 09:16 WIB
IHSG Dibuka Melemah 28,85 Poin ke Level 6.191,89
Kamis / 18-06-2026, 09:15 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.851 per Dolar AS pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:15 WIB
Satgas PASTI Hentikan Operasional Universal Peak dan BAFI Group
Kamis / 18-06-2026, 09:15 WIB
Danantara dan BP BUMN Targetkan Merger Asuransi IFG Rampung 2026
Kamis / 18-06-2026, 09:13 WIB
Pelayaran Selat Hormuz Butuh Waktu untuk Normal Pasca Kesepakatan AS-Iran
Kamis / 18-06-2026, 09:12 WIB
Harga Perak Antam 18 Juni 2026 Turun Tajam ke Rp 45.750 per Gram
Kamis / 18-06-2026, 09:12 WIB
Bumi Resources Gelar RUPS Bahas Laporan Keuangan dan Susunan Direksi
Kamis / 18-06-2026, 09:12 WIB






