Sementara itu, mobil PHEV yang menggunakan daya listrik hanya membutuhkan biaya sekitar Rp21.000 hingga Rp43.169 per hari.

Secara akumulatif bulanan, pengeluaran energi kendaraan PHEV berada di angka Rp525.000 hingga Rp1,07 juta.

Hal ini menunjukkan potensi penghematan dana yang lebih baik bagi mobilitas harian tanpa mengurangi fleksibilitas mesin bensin.

Keunggulan efisiensi ini diterapkan pada produk Lepas L8.

Kendaraan tersebut mengadopsi sistem PHEV generasi terbaru yang diklaim dapat melaju sejauh lebih dari 100 kilometer hanya dengan mode listrik murni.

Jarak tempuh mode listrik tersebut dinilai memadai bagi kebutuhan komuter perkotaan tanpa perlu menyalakan mesin bensin.

Untuk perjalanan jarak jauh, sistem akan memadukan kinerja motor listrik dan mesin bensin demi menjaga kenyamanan.

Berdasarkan pengujian internal perusahaan, Lepas L8 disebut mampu menempuh jarak total melebihi 1.300 kilometer saat baterai dan tangki bensin terisi penuh.

>>> Kemendikdasmen Ajukan Tambahan Anggaran Rp40,75 Triliun untuk RKP 2027

Jarak ini diklaim setara dengan rute Jakarta-Bali atau Jakarta-Yogyakarta pulang-pergi tanpa pengisian ulang.