Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menerapkan metode modern dalam melatih para agennya untuk mengatasi kejahatan digital. Langkah ini dilakukan melalui pengoperasian fasilitas Cyber Range di Huntsville, Alabama.

Fasilitas yang diresmikan tahun lalu ini dirancang khusus untuk simulasi serangan siber. Gedung ini menjadi ruang pelatihan digital yang dipersiapkan guna menghadapi ancaman siber masa kini.

>>> 12 Pola Pikir yang Memicu Cemburu Berlebihan Menurut Ahli

Dilansir dari Detik iNET, FBI baru saja mempublikasikan video resmi mengenai isi fasilitas tersebut. Publik kini dapat melihat gambaran umum dari pusat pelatihan teknologi tinggi itu.

Replika Kota untuk Simulasi Nyata

Cyber Range tidak dibangun seperti ruang kelas komputer konvensional.

FBI mendirikan replika kota buatan dengan area seluas 22.000 kaki persegi atau sekitar 2.043 meter persegi.

Infrastruktur fisik yang dihadirkan di kota tiruan ini dibuat sangat mirip dengan kondisi asli.

Beberapa fasilitas yang tersedia meliputi minimarket, stasiun pengisian bahan bakar, rumah sakit, dan kompleks perumahan warga.

Seluruh bangunan di dalam kompleks tersebut terhubung dengan jaringan digital terintegrasi. Hal ini memungkinkan terciptanya simulasi peretasan yang menyerupai kejadian nyata di dunia siber.

>>> FBI Latih Agen Siber Melalui Simulasi Kota Tiruan di Alabama

Pusat pelatihan ini dilengkapi dengan data center mini yang ditopang oleh lebih dari 200 server. Fasilitas server tersebut digunakan sebagai objek utama untuk latihan peretasan dan infeksi malware.

Para agen serta peneliti memanfaatkan sistem ini untuk mempelajari pola serangan digital secara langsung. Seluruh jaringan di kota buatan tersebut menerapkan sistem terisolasi atau air-gapped dari internet luar.

Sistem air-gapped diterapkan guna mencegah kebocoran kode berbahaya ke ruang publik. Dengan demikian, seluruh aktivitas pelatihan berjalan dengan aman tanpa risiko menginfeksi jaringan internet dunia nyata.

Fokus Investigasi Forensik dan Infrastruktur Kritis

Pelatihan intensif di Cyber Range difokuskan pada investigasi forensik digital pada berbagai perangkat. Para siswa dilatih menangani sistem hiburan mobil, jaringan komputer rumah sakit, dan basis data pasien.

Sistem keamanan perusahaan juga menjadi salah satu materi penanganan forensik utama. Selain itu, para agen dapat mengamati efek domino yang ditimbulkan oleh serangan siber skala besar.

>>> Buka Kaca Mobil Saat AC Rusak Bisa Picu Penjambretan di Jalan

Simulasi tersebut mencakup dampak kelumpuhan jaringan listrik kota akibat ulah peretas. Materi pelatihan juga mengupas skenario penyusupan melalui jaringan Wi-Fi rumah tangga.