Adobe dan LinkedIn mengumumkan inisiatif global bersama bertajuk 'AI Essentials for Marketers' yang bertujuan melatih profesional pemasaran dalam keterampilan kecerdasan buatan yang spesifik sesuai peran.

Program ini menawarkan kursus pendek berbasis media sosial yang dirancang agar sesuai dengan jadwal para profesional aktif.

>>> Konflik Timur Tengah Picu Kerentanan Energi di Asia Tenggara

Kurikulum ini menjawab perubahan cepat di pasar kerja; menurut data dari LinkedIn Economic Graph, proporsi lowongan pekerjaan pemasaran yang membutuhkan literasi AI meningkat 113% dibandingkan tahun lalu.

Struktur dan Ketersediaan Program

Inisiatif ini mencakup empat kursus berbasis peran yang dirancang oleh BrandWorks, tim internal ahli strategi dan kreatif LinkedIn.

Kurikulum menargetkan empat domain pemasaran inti yang diidentifikasi melalui data ekonomi LinkedIn: Pemasaran Digital, Konten dan Kreatif, Sosial dan Komunikasi, serta Data dan Analitik.

Kursus akan diterjemahkan ke dalam 47 bahasa dan ditawarkan secara gratis.

Konten akan dihosting di LinkedIn Learning, sementara materi pembelajaran tambahan, pengalaman langsung, dan studi kasus dari klien korporat akan tersedia melalui Adobe Experience League.

Adobe dan LinkedIn menyatakan bahwa konten akan diperbarui secara berkala untuk mengikuti perkembangan teknologi AI yang terus berubah.

Konteks Industri dan Permintaan Tenaga Kerja

Kemitraan ini menggabungkan data jaringan profesional LinkedIn—yang melacak 1,3 miliar anggota dan lebih dari 71 juta perusahaan—dengan jejak perusahaan Adobe yang mapan.

>>> Kemenkeu RI Jajaki Kerja Sama Pembiayaan di Tiongkok

Adobe melaporkan bahwa 99% perusahaan Fortune 100 saat ini menggunakan fitur AI dalam aplikasi Adobe, dengan klien seperti L'Oreal, National Football League, Publicis Groupe, dan Real Madrid.

Inisiatif ini mengubah alur kerja tradisional menjadi kerangka kerja berbasis AI di empat area utama: Perencanaan Konten, Pembuatan & Produksi, Penargetan Audiens, serta Data & Wawasan.