Setelah menyelesaikan kursus, peserta akan menerima sertifikat penyelesaian yang dapat ditampilkan langsung di profil LinkedIn mereka untuk validasi keterampilan.

Program ini dibangun di atas platform pendidikan perusahaan yang sudah ada, termasuk Adobe Digital Academy—didukung komitmen $100 juta untuk beasiswa dan akses produk—serta perpustakaan LinkedIn Learning yang berisi lebih dari 2.500 kursus berfokus AI.

Rachel Thornton, Chief Marketing Officer Enterprise di Adobe, mengatakan bahwa para pemasar di mana pun sangat ingin mengadopsi AI tetapi membutuhkan keterampilan yang tepat untuk melakukannya dengan percaya diri.

Ia menambahkan bahwa 'AI Essentials for Marketers' bukan sekadar menguasai alat baru, melainkan tentang membayangkan kembali seperti apa kreativitas, strategi pemasaran, dan hubungan pelanggan di era yang didukung AI.

Jessica Jensen, Chief Marketing Officer LinkedIn, mengatakan bahwa para pemasar sedang menavigasi pergeseran ke AI, dan hal itu sekaligus menakutkan dan menggembirakan.

>>> Pemerintah Luncurkan Portal Perlinsos Digital, Potensi Hemat Anggaran Rp 260 Triliun

Ia menekankan bahwa bersama Adobe, mereka membantu membuat keterampilan AI dapat diakses oleh setiap pemasar—bukan hanya spesialis teknis—melalui pembelajaran praktis yang dirancang untuk realitas kerja modern.