PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan tidak akan langsung menaikkan suku bunga Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) menyusul kenaikan BI Rate oleh Bank Indonesia.

Bank Indonesia sebelumnya menaikkan suku bunga acuan ke level 5,5 persen pada pekan lalu. Keputusan ini sempat memicu kekhawatiran pasar terhadap penyesuaian bunga KKB.

>>> Yum Brands Jual Pizza Hut Senilai Rp47,8 Triliun

Namun, manajemen BCA menyatakan bahwa penentuan suku bunga kredit selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat agar tetap dapat diterima pasar pembiayaan.

Review Berkala Suku Bunga

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Heryn menjelaskan bahwa perubahan BI Rate memang memengaruhi keputusan perusahaan.

Namun, peninjauan efektivitas suku bunga nasabah akan dilakukan secara berkala.

>>> 30 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026 Penuh Makna

"BCA senantiasa melakukan review berkala dan memperhatikan tingkat suku bunga kredit pada level yang dapat diterima pasar," ujar Hera.

Hingga kuartal I/2026, portofolio KKB BCA mencapai Rp 53,9 triliun. Penyaluran kredit tetap memperhatikan faktor risiko dan dinamika ekonomi.

Ke depan, BCA akan terus menyesuaikan produk dan layanan agar relevan dengan kebutuhan pasar.

>>> Wanita Taiwan Rela Resign Demi Nonton Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Perusahaan juga akan memperkuat kerja sama strategis dengan mitra untuk memperluas jaringan di sektor pembiayaan kendaraan.