Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di sejumlah daerah memastikan ketersediaan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dalam kondisi aman dan melimpah untuk memenuhi kebutuhan pelayanan sepanjang tahun 2026.

Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran penerbitan dokumen identitas resmi, mulai dari pembuatan KTP baru bagi pemula, perubahan status perkawinan, perpindahan domisili, hingga pembaruan data pribadi warga.

>>> Ghana vs Panama: Laga Pembuka Grup L Piala Dunia 2026

Pasokan dari Pemerintah Pusat Berjalan Lancar

Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo, memastikan pasokan dari pemerintah pusat terus berlanjut tanpa kendala untuk melayani warganya yang rata-rata membutuhkan pencetakan 400 hingga 500 keping per hari.

"Insya Allah aman. Dari pemerintah pusat sudah memberikan jaminan terkait ketersediaan blangko.

Tahun lalu juga tidak ada kendala. Sehingga kami pastikan stok yang ada cukup untuk melayani masyarakat," ujar Yudi pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dispendukcapil Kota Semarang mencatat penerbitan KTP-el dapat mencapai hampir 8.000 keping setiap bulan, termasuk pemenuhan KTP pemula bagi warga usia 17 tahun yang mencapai 25 ribu orang per tahun.

"Mayoritas untuk pembuatan KTP baru, tetapi ada juga yang terkait perubahan status kependudukan maupun perpindahan alamat," jelas Yudi.

Selain mengoptimalkan KTP-el, instansi ini juga terus menggenjot penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai dokumen resmi anak sebelum usia wajib KTP.

"Untuk KTP pemula jumlahnya sekitar 25 ribu per tahun. Sementara untuk anak-anak, kami juga menerbitkan KIA sebagai identitas resmi mereka," pungkas Yudi.

Stok di Sungai Penuh dan Mukomuko Juga Aman

Peningkatan layanan administrasi kependudukan juga dilaporkan oleh Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang saat ini mengantongi stok sebanyak 7.000 keping blangko e-KTP.