Pertandingan babak penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Aljazair di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, diwarnai dua keputusan kontroversial.

Dua gol dari masing-masing tim dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.

>>> IHSG Melonjak 4,12 Persen Ditopang Penguatan Saham Perbankan Besar

Laga berjalan sengit sejak menit awal.

Hampir lima menit pertandingan berjalan, kapten Argentina Lionel Messi menerima umpan dari Lautaro Martinez dan berhasil menjebol gawang Aljazair yang dijaga Luca Zidane.

Namun, hakim garis segera mengangkat bendera tanda offside. Posisi Messi dinyatakan tidak sah hanya dalam hitungan sentimeter, sehingga gol tersebut dianulir.

>>> Mengenal Tren Loneliness Influencer yang Ramai di TikTok

Dua menit berselang, giliran Aljazair yang harus merelakan golnya. Fares Chaibi berhasil melewati kawalan Gonzalo Montiel dan menaklukkan Emiliano Martinez melalui tembakan ke tiang dekat.

Namun, setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dibatalkan. Torso dan bahu Chaibi dinyatakan dalam posisi offside saat menerima umpan.

Laga ini juga menjadi sorotan bagi Luca Zidane, kiper Aljazair yang lahir di Aix-en-Provence, Prancis, pada 13 Mei 1998.

>>> Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Mati Tanpa Bikin Baru

Putra kedua legenda Zinedine Zidane ini memilih membela Aljazair untuk menghormati akar sejarah keluarganya dan mendapatkan kesempatan bermain lebih besar di turnamen internasional.